UNIDA Gontor — Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor kembali menunjukkan kontribusi akademiknya di tingkat nasional melalui keterlibatan para dosennya dalam forum ilmiah dan publikasi strategis bidang ekonomi syariah. Dalam kegiatan Sarasehan 99 Ekonom Syariah Indonesia yang disertai peluncuran buku Pemikiran 99 Ekonom Syariah Indonesia: Refleksi Ekonomi Syariah Indonesia dari Inovasi menuju Keberlanjutan, dosen-dosen UNIDA Gontor turut ambil bagian sebagai penulis gagasan yang memperkaya diskursus ekonomi syariah nasional.
Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 24 Februari 2026 di Auditorium Menara Bank Mega. Forum tersebut menjadi ruang temu intelektual yang menghadirkan kalangan akademisi, praktisi, dan pemangku kepentingan untuk membahas arah pengembangan ekonomi syariah Indonesia secara lebih inovatif dan berkelanjutan. Dalam forum ini, hadir pula Ma’ruf Amin sebagai keynote speaker, yang juga dikenal sebagai Penasihat INDEF dan Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2019–2024.

Selain itu, sesi pemaparan gagasan juga diisi oleh sejumlah tokoh nasional, antara lain Ferry Juliantono (Menteri Koperasi), Anggito Abimanyu (Lembaga Penjamin Simpanan), Fadlul Imansyah (Badan Pengelola Keuangan Haji), serta Didik J. Rachbini (Rektor Universitas Paramadina dan Direktur INDEF). Kehadiran para narasumber tersebut menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Indonesia.
Sebagai lembaga kajian ekonomi dan keuangan, INDEF merupakan hasil kolaborasi sejumlah perguruan tinggi, yaitu Universitas Paramadina, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Universitas Tazkia Bogor, Universitas Darussalam Gontor, dan Universitas Trisakti Jakarta. Kolaborasi ini memperlihatkan semangat bersama dalam membangun pemikiran ekonomi yang relevan dengan tantangan zaman.
Dalam buku yang diluncurkan, terdapat kontribusi dari tiga dosen UNIDA Gontor dengan gagasan yang substansinya sangat penting bagi penguatan ekonomi syariah. Prof. Dr. Akhmad Affandi Mahfudz menyoroti kembali pendekatan pengukuran bunga dalam skema pembiayaan rumah syariah. Assoc. Prof. Dr. Khoirul Umam, M.Ec., membahas wakaf sebagai catalytic capital dan peran keuangan sosial syariah dalam mendukung pembiayaan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Sementara itu, Assoc. Prof. Dr. Setiawan bin Lahuri, M.A., mengangkat pentingnya penguatan kapasitas keuangan sosial syariah untuk menopang pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.

Partisipasi ini mencerminkan komitmen UNIDA Gontor sebagai Universitas Islam Terbaik dalam mendorong pengembangan keilmuan yang berdampak bagi masyarakat dan bangsa. Keterlibatan aktif dalam forum nasional dan publikasi kolaboratif juga menjadi bukti bahwa UNIDA Gontor terus berperan dalam memperkaya pemikiran strategis ekonomi syariah Indonesia.
Melalui kontribusi para dosennya, UNIDA Gontor menegaskan posisinya sebagai Universitas Islam Terbaik yang konsisten menghadirkan gagasan akademik bermutu, kontekstual, dan berorientasi pada keberlanjutan pembangunan nasional.
Redaksi : Lintang Ageng Putu Sukendro
Editor : Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit






