UNIDA Gontor – Delegasi UNIDA Gontor mengikuti sebuah diskusi akademik mengenai Risale-i Nur Asy-Syu’â’ât ke-7 karya pemikir Islam Badiuzzaman Said Nursi. Diselenggarakan pada Kamis (05/02/2026) di Istanbul Foundation for Science and Culture (IFSC). Forum ini menghadirkan cendekiawan asal Yaman, Dr. Abdul Salim, yang membahas relevansi pemikiran Nursi dalam menjawab tantangan intelektual dan spiritual umat Islam kontemporer.
Dalam pembukaannya, Dr. Salim merujuk Khutbah Syamiyah, salah satu karya penting Nursi, yang menekankan tujuh prinsip pembaruan umat: meninggalkan fanatisme sempit, memperkuat persatuan dan kerja kolektif, mengurangi egoisme, membersihkan penyakit spiritual, menumbuhkan persaudaraan, menjauhi keputusasaan, serta menyeimbangkan kemajuan material dan spiritual. Prinsip-prinsip tersebut, menurutnya, tetap relevan dalam merespons dinamika sosial dan pemikiran modern.
Diskusi kemudian menyoroti latar belakang penulisan Asy-Syu’â’ât ke-7, yang muncul di tengah tekanan intelektual akibat pengaruh materialisme dan sekularisme. Dr. Salim menjelaskan bahwa Nursi memandang iman sebagai fondasi yang harus dibangun melalui pemahaman rasional dan kesadaran batin, bukan sekadar warisan tradisi. Tauhid, dalam kerangka ini, diposisikan sebagai pusat refleksi manusia terhadap tanda-tanda ketuhanan di alam semesta.


Forum juga menekankan peringatan Nursi terhadap degradasi iman yang berlangsung secara bertahap melalui pola pikir yang menjauh dari nilai spiritual. Risalah tersebut mendorong integrasi antara wahyu dan akal, sehingga keimanan berfungsi sebagai panduan moral dan intelektual. Selain itu, pentingnya keikhlasan dalam amal ditegaskan sebagai dasar tanggung jawab individu dan keteladanan sosial.
Penyelenggara menilai diskusi ini sebagai upaya memperkuat pemahaman keagamaan yang reflektif sekaligus relevan dengan tantangan global. Peserta diajak menjadikan risalah tersebut sebagai sumber muhasabah dan penguatan etika spiritual dalam kehidupan sehari-hari. Delegasi UNIDA Gontor dalam diskusi ini merupakan salah satu upaya kampus untuk menjadi salah satu universitas Islam terbaik dalam bidang pemikiran Islam.
Redaksi: Eliza Damayanti
Editor: Rifki Aulia






