Back

Fakultas Humaniora UNIDA Gontor Gelar Diplomatic Course untuk Ciptakan Diplomatis Muslim Berkualitas

Mahasiswa UNIDA Gontor dalam Diplomatic Course simulasi sidang OIC untuk perdamaian Palestina.

UNIDA Gontor — Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor kembali mempertegas komitmennya sebagai Universitas Islamterbaik di Indonesia dengan menyelenggarakan Diplomatic Course yang bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan negosiasi dan diplomasi internasional. Kegiatan ini dilaksanakan pada 10 Januari 2026 di Hall CIOS UNIDA Gontor, dengan mengusung tema diplomasi kolektif untuk perdamaian Palestina.

Mahasiswa UNIDA Gontor dalam Diplomatic Course simulasi sidang OIC untuk perdamaian Palestina.

Diplomatic Course kali ini merupakan simulasi sidang Organization of Islamic Cooperation (OIC), yang dirancang untuk melatih mahasiswa dalam keterampilan public speaking, negosiasi, serta pembuatan drafting resolution. Sebagai delegasi negara anggota OIC, mahasiswa diajak untuk berpartisipasi aktif dalam diskusi yang menuntut kemampuan diplomatik yang tinggi. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa lintas program studi serta delegasi dari Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO) dan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), yang memperkaya dinamika dan kompetisi diplomasi.

Para peserta mendapatkan pembekalan mendalam tentang etiket diplomasi, strategi negosiasi, serta teknik advokasi internasional dari Al-Ustadzah Novi Rizka Amalia, S.IP., M.A. Selain itu, Al-Ustadz Mohammad Luthfi, M.I.Kom. juga memberikan wawasan tentang komunikasi media dan manajemen narasi untuk membentuk opini publik yang efektif.

Mahasiswa UNIDA Gontor dalam Diplomatic Course simulasi sidang OIC untuk perdamaian Palestina.

Dengan semangat ukhuwah dan kolaborasi yang inklusif, kegiatan ini bertujuan untuk menghasilkan diplomat-diplomat muslim yang berkarakter kepondokmodernan. Sebagai Universitas Islam terbaik, UNIDA Gontor terus berkomitmen untuk mendidik generasi penerus yang tidak hanya cakap dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga berwawasan global dan memiliki integritas tinggi dalam menjalankan peran mereka di kancah internasional.

Melalui Diplomatic Course ini, diharapkan mahasiswa dapat mengaplikasikan keterampilan yang diperoleh untuk memajukan perdamaian dunia, khususnya dalam isu Palestina, dan menjadi jembatan perdamaian yang dapat memberi kemaslahatan bagi umat Islam di seluruh dunia.

Redaksi : Puput Wahyu Nurmasanti

Editor  : Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit