Bazar UMKM dan Produk Alumni Meriahkan 100 Tahun Gontor dan Milad ke-63 UNIDA Gontor

Bazar UMKM dan Produk Alumni Meriahkan 100 Tahun Gontor dan Milad ke-63 UNIDA Gontor

7 July 2026

UNIDA GontorUniversitas Darussalam (UNIDA) Gontor secara resmi membuka Bazar UMKM dan Produk Alumni sebagai bagian dari rangkaian peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor dan Milad ke-63 UNIDA Gontor yang pada Selasa, 7 Juli 2026, diselenggarakan di panggung utama lapangan depan Gedung Terpadu UNIDA Gontor. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB tersebut menjadi pembuka dari serangkaian agenda peringatan yang berlangsung selama enam hari dengan menghadirkan 25 kegiatan di bidang akademik, keagamaan, sosial, budaya, olahraga, hingga pemberdayaan masyarakat. Sebanyak 67 stan turut berpartisipasi dengan menampilkan beragam produk unggulan, mulai dari kuliner, hasil olahan pangan, buah-buahan, produk kelautan, fesyen, parfum, hingga aneka produk kreatif karya pelaku UMKM dan alumni. Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, Universitas Islam Terbaik terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan, masyarakat, dan sektor ekonomi.

Acara pembukaan dilaksanakan secara simbolis oleh Rektor Universitas Darussalam Gontor, Prof. Dr. K.H. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil., bersama Erwin Dwiyana, S.Pi., M.Sc., Direktur Pemasaran Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. Hadir pula Bung Aldilla, Chief of Sharia Consumer & Emerging Business Banking PT CIMB Niaga Tbk, Evita Barliana, Executive Vice President Network and Digital Banking CIMB Niaga, serta Miza Apri Dora. Momentum tersebut mencerminkan kolaborasi yang erat antara perguruan tinggi, pemerintah, lembaga keuangan syariah, alumni, dan masyarakat dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi berbasis nilai-nilai keislaman.

Dalam sambutannya, Rektor UNIDA Gontor menjelaskan bahwa peringatan Milad tahun ini dirancang tidak hanya sebagai agenda seremonial, tetapi juga sebagai media pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat nyata. Berbagai agenda seperti tabligh akbar, kuliah umum, workshop nazhir wakaf, khitanan massal, expo, hingga bazar UMKM diselenggarakan sebagai bentuk kontribusi universitas terhadap pembangunan masyarakat. Beliau berharap seluruh rangkaian kegiatan mampu menghadirkan manfaat yang luas sekaligus memperkuat hubungan antara kampus dan masyarakat.

Rektor UNIDA Gontor bersama tamu undangan meresmikan Bazar UMKM dan Produk Alumni dalam rangka 100 Tahun Gontor dan Milad ke-63 UNIDA Gontor.

Rektor juga memperkenalkan perkembangan Pondok Modern Darussalam Gontor kepada para tamu undangan. Beliau menyampaikan bahwa Gontor saat ini telah memiliki sekitar 20 cabang di berbagai wilayah Indonesia dengan jumlah santri mencapai sekitar 25.000 orang. Sementara itu, Universitas Darussalam Gontor menaungi sekitar 5.500 mahasiswa dan mahasiswi yang menempuh pendidikan melalui sistem berasrama. Menurut beliau, keberadaan bazar merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan yang dilakukan universitas kepada pelaku UMKM melalui berbagai program pengabdian dan pendampingan fakultas. Dengan demikian, bazar tidak hanya menjadi sarana promosi produk, tetapi juga wadah peningkatan kapasitas dan kemandirian ekonomi masyarakat.

Mewakili CIMB Niaga Syariah, Bung Aldilla menyampaikan bahwa sektor UMKM memiliki kontribusi yang sangat besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional sehingga memerlukan dukungan dari berbagai pihak. Ia menegaskan bahwa penguatan UMKM tidak cukup hanya melalui peningkatan kualitas produk, tetapi juga harus disertai dengan peningkatan literasi keuangan, pemanfaatan teknologi digital, dan pengelolaan usaha yang profesional. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi, lembaga keuangan syariah, dan pelaku usaha akan menciptakan ekosistem bisnis yang semakin adaptif, mandiri, serta memiliki daya saing yang tinggi di tengah perkembangan ekonomi nasional.

Sementara itu, Erwin Dwiyana yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor dan Milad ke-63 Universitas Darussalam Gontor. Ia menilai bahwa selama satu abad Gontor telah memberikan kontribusi besar dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, jiwa kepemimpinan, serta semangat pengabdian kepada agama, bangsa, dan kemanusiaan. Menurutnya, sinergi antara pesantren dan perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam mempersiapkan sumber daya manusia berkualitas sekaligus menghasilkan inovasi yang dibutuhkan untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.

Rektor UNIDA Gontor bersama tamu undangan meresmikan Bazar UMKM dan Produk Alumni dalam rangka 100 Tahun Gontor dan Milad ke-63 UNIDA Gontor.

Pada kesempatan tersebut, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia menyerahkan bantuan ikan kembung sebanyak empat ton kepada Pondok Modern Darussalam Gontor sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan gizi santri sekaligus kampanye Gerakan Gemar Makan Ikan. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan cendera mata dari Universitas Darussalam Gontor kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, penyerahan cendera mata kepada CIMB Niaga Syariah, penyerahan wakaf dari CIMB Niaga Syariah kepada UNIDA Gontor, doa penutup yang dipimpin oleh Dr. K.H. Ahmad Hidayatullah Zarkasyi, M.A., serta sesi foto bersama seluruh tamu undangan.

Melalui penyelenggaraan Bazar UMKM dan Produk Alumni ini, Universitas Islam Terbaik kembali mempertegas perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan akademik, tetapi juga aktif membangun kemitraan strategis dengan pemerintah, dunia usaha, alumni, dan masyarakat. Sinergi yang terus diperkuat tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan UMKM, melahirkan inovasi yang berkelanjutan, serta memperluas kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara berkesinambungan.

Penulis: Muhammad Fauzan Al Muhajir
Editor: Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit
Redaksi: UNIDA Gontor

Related