Rapat RKAT, Rektor: Maksimalkan Penelitian

Rapat RKAT, Rektor: Maksimalkan Penelitian

Anggaran untuk pusat-pusat penelitian harus dimaksimalkan untuk memperkaya penelitian kampus. Demikian disampaikan oleh Prof. Dr. KH. Amal Fathullah Zarkasyi, Rektor Universitas Darussalam Gontor, dalam pesan dan sambutan yang disampaikan pada Rapat Rencana Kegiatan dan Anggaran Tahunan, Rabu, 26 Februari 2020, di Aula CIOS (Center for Islamic and Occidental Studies).

Dalam acara yang dihadiri para dekan, kaprodi, kepala biro, serta perwakilan dari berbagai instansi di lingkungan civitas akademika UNIDA Gontor tersebut, Rektor juga mengingatkan bahwa ranking kampus dinilai bukan hanya dari kegiatan pembelajaran dan pengajaran saja tapi dari banyak aspek, yang salah satunya penelitian.

Sebagaimana diketahui, penelitian merupakan salah satu dari Tridarma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, serta pengabdian kepada masyarakat.

“Oleh karena itu, setiap dosen harus terdaftar di Sinta,” tegas beliau. Sinta merupakan akronim dari Science and Technology Index. Secara singkat, ia merupakan portal yang mengukur kinerja peneliti, penulis, jurnal dan institusi dalam bidang penelitian dengan mempertimbangkan berbagai variabel.

Hal tersebut diamini oleh Al-Ustadz Dr. Setiawan Bin Lahuri, Lc., MA., Wakil Rektor 2 UNIDA Gontor. Beliau menyampaikan akan mengalihkan anggaran jurnal Tsaqafah dari percetakan ke penelitian. Dengan meminimalisir biaya cetak dan meningkatkan biaya penelitian, diharapkan kualitas Tsaqafah sebagai salah satu jurnal unggulan di UNIDA Gontor dapat semakin maju.

Beliau lebih lanjut menekankan pentingnya koordinasi antar bagian di universitas dalam perencanaan kegiatan setahun kedepan, agar semua acara dapat berjalan dengan baik tanpa ada ‘tabrakan’ dalam sisi waktu pelaksanaan.

Lebih lanjut terkait penekanan pentingnya penelitian dosen, Al-Ustadz Dr. Muh. Fajar Promono, Kepala LPPM menyampaikan bahwa LPPM diantara program kerja utama yang telah dicanangkan oleh LPPM adalah mindset dosen yang hanya identik dengan mengajar. Lebih dari itu, dosen diharapkan menjadi ilmuan yang pakar di bidang tertentu, dengan aktif melakukan penelitian ilmiah dan publikasi.

Beliau juga menyampaikan bahwa dengan kesadaran ini keuntungannya sangat besar. Selain meningkatkan kualitas dosen, juga akan meningkatkan poin akreditasi Prodi, dan tentu menjadi tambahan nilai untuk universitas.

Dalam kesempatan tersebut, Al-Ustadz Dr. M. Muslih selaku kepala Badan Penjaminan Mutu menyampaikan, “Semua rencana kegiatan dan anggaran yang kita rumuskan ini merupakan bagian besar dari penjaminan mutu universitas secara umum”.

Beliau juga mengingatkan bahwa adalah suatu keharusan dalam universitas untuk memiliki senat universitas untuk mendokumentasikan acara-acara universitas.

Menurut Al-Ustadz M. Faqih Nidzom, M.Ag., Kepala Bagian Keuangan, Biro Administrasi Umum dan Keuangan, Rapat ini adalah salah wujud dari aplikasi nilai dan ajaran pendiri pondok, “Administrasi yang rapi wajib (mutlak) perlu untuk menjaga kepercayaan”.

“Kerapian Administrasi ini bisa kita terapkan dari hal-hal sederhana berikut; semua uang masuk dan keluar tercatat, berapapun jumlahnya, dengan disertai tanda bukti pengeluaran, open management dan transparan. Inilah yang semestinya bisa dilakukan semua individu dan satuan kerja di UNIDA Gontor,” lanjut Ustadz M. Faqih Nidzom, M.Ag.

Acara yang berlangsung dengan khidmat ini diharapkan dapat meletakkan perencanaan baik bagi pelaksanaan kegiatan dan kehidupan kampus UNIDA Gontor setahun ke depan sehingga UNIDA Gontor dapat semakin meningkatkan kualitasnya sebagai universitas yang bermutu dan berarti. [Dinul Hakiki / Editor: Taufiq Affandi / Foto: Abdul Aziz & Abdan]


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *