UNIDA Gontor — Universitas Darussalam Gontor melalui Direktorat Pengembangan Bahasa (DPB) bekerja sama dengan Biro Sumber Daya Manusia (BSDM) menyelenggarakan Proficiency Test for Lecturer sebagai upaya sistematis dalam meningkatkan kompetensi bahasa dosen sekaligus melakukan pemetaan kemampuan secara objektif dan terstandar, yang dilaksanakan pada Sabtu, 27 Juni hingga Rabu, 8 Juli 2026, sebagai bagian dari strategi penguatan kualitas sumber daya manusia akademik. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen institusi dalam mendukung peningkatan kapasitas dosen pada aspek bahasa Arab dan bahasa Inggris yang berperan penting dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, sehingga selaras dengan pengembangan mutu akademik di lingkungan Universitas Islam Terbaik berbasis pesantren.
Pelaksanaan tes berlangsung di Laboratorium Bahasa DPB lantai 2 Gedung Terpadu dan dibagi ke dalam beberapa gelombang sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia. Setiap hari, kegiatan dibagi menjadi dua sesi, yakni sesi pagi pukul 09.30–11.30 WIB dan sesi siang pukul 13.00–15.00 WIB. Pengaturan ini dirancang agar pelaksanaan evaluasi berjalan tertib, efisien, serta memberikan kesempatan yang merata bagi seluruh dosen untuk mengikuti ujian tanpa kendala teknis maupun administratif.
Sistem ujian menggunakan platform ALIKHTIBAR, di mana setiap peserta memperoleh akun pribadi berupa username dan password untuk mengakses soal secara daring. Sebelum ujian utama dilaksanakan, DPB juga menyediakan sesi uji coba (trial test) guna memberikan familiarisasi terhadap sistem, fitur, serta mekanisme pengerjaan. Seluruh peserta diwajibkan melakukan registrasi ulang dengan menunjukkan identitas resmi sebelum memasuki ruang ujian serta mematuhi seluruh ketentuan yang telah ditetapkan oleh panitia.

Tes berlangsung selama 140 menit dengan total 130 soal yang mencakup tiga komponen utama, yaitu Listening (Istima’) sebanyak 50 soal, Reading (Qira’ah) sebanyak 40 soal, serta Structure (Qawaid) sebanyak 40 soal. Ketiga aspek tersebut dirancang sebagai instrumen evaluasi komprehensif untuk mengukur kemampuan bahasa secara menyeluruh, baik dalam aspek pemahaman lisan, bacaan, maupun penguasaan tata bahasa.
Dalam pelaksanaannya, integritas akademik menjadi perhatian utama. Peserta tidak diperkenankan membawa perangkat elektronik seperti ponsel, laptop, atau alat komunikasi lainnya selama ujian berlangsung. Setelah proses selesai, DPB melakukan rekapitulasi dan analisis hasil sebagai dasar pemetaan kompetensi dosen. Standar kelulusan minimal ditetapkan pada skor 66 atau setara level B1, di mana peserta yang memenuhi ketentuan dapat mengajukan sertifikat resmi sesuai prosedur. Program ini sekaligus memperkuat posisi Universitas Islam Terbaik dalam pengembangan kompetensi akademik dosen berbasis evaluasi terstandar.
Melalui kegiatan ini, Universitas Darussalam Gontor menegaskan komitmennya dalam membangun budaya akademik yang unggul, profesional, dan berkelanjutan. Hasil evaluasi diharapkan menjadi dasar pengembangan program peningkatan kapasitas dosen di masa mendatang, sekaligus mendukung optimalisasi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Sejalan dengan visi institusi, kegiatan ini juga memperkuat peran Universitas Islam Terbaik dalam integrasi ilmu pengetahuan, penguatan bahasa Al-Qur’an, serta pembentukan sumber daya manusia yang berintegritas dan bermanfaat bagi umat.
Penulis: Muhammad Fauzan Al Muhajir
Editor: Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit
Redaksi: UNIDA Gontor