Universitas Darussalam Gontor

Pertemuan Dwipekanan; Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, Membangun Peradaban Dengan Asas Al-Qurán

Sabtu, 20 Februari 2021, telah dilaksanakan Pertemuan Dwipekanan Dosen full timer, Tenaga Kependidikan dan Staf Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor di hall Gedung Utama lt4. Pada kesempatan ini, Prof. Dr. KH.  Hamid Fahmy Zarkasyi, M.Ed., M.Phil membuka pertemuan dengan membacakan hasil ujian Tahfidz Al-Qurán mahasiswa dan menerangkan urgensi menghafal Al-Qurán.

Guru besar dalam bidang Filsafat Islam ini menjelaskan pentingnya menghafal Al-Qurán bagi mahasiswa, beliau mengulas dari sisi sejarah Islam.

”Al Qur’an dalam sejarah Islam awal mulanya dihafalkan dan diamalkan. Rasullullah menyuruh para sahabat untuk menghafalkan dan mengamalkannya Kemudian para sahabat tidak satupun yang melewatkan untuk menghfalkan dan mengamalkan isi dalam al Qur’an”. Ungkap Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi didahapan dosen UNIDA gontor.

Dalam konteks ini, Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi mengungkapkan  semua ulama apapun bidang keilmuan yang ditekuninya selalu mengahfal al Qur’an. Karena Al Qur’an selalu mengiringi perjalanan intelektual para ulama.

Senanda dengan hal tersebut, beliau menginginkan Mahasiswa UNIDA Gontor mampu mereproduksi apa yang ia kuasai dan hafal al Qur’an. Setiap yang ia katakan harus berargumentasi dengan ayat-ayat Al-Qurán.

Prof. Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi juga mengatakan “apa yang diperlukan sekarang ini bukan hanya kemampuan menghafal akan tetapi kemampuan merujuk Al-Qur’an sesuai dengan bidang keilmuannya. Sehingga terciptanya milieu / kebiasaan yang menjadikan Ayat Al-Qurán selalu keluar dari lisan ketika kita menghadapi situasi apapun”. Ujarnya.

Beliau mencontohkan Ketika bala tentara Islam  keluar dari jazirah Arab tidak membawa kultur Arab akan tetapi membawa Al-Qur’an sehingga al Qur’an menjadi pandangan hidup. Dengan demikian tumbuhlah negeri-negeri dimana umat islam berpijak semua tidak ada duanya, karena semua terinspirasi dari Al-Qur’an dan Hadits.

“Pandangan hidup muslim pada saat itu sudah tercerahkan oleh Al-Qur’an karena Islam datang membawa barokah berbeda dengan peradaban barat saat ini”. Pungkasnya.

Dwipekanan yang dilaksanakan saat ini berbeda dengan dwipekanan pada semester yang lalu. Karena konsepnya adalah Forum Rektor bersama Dosen, Tenaga Kependidikan, Staf UNIDA Gontor, guna menyatukan visi, misi, persepsi, dan evaluasi.

Hibatul Wafi

Hibatul Wafi

University of Darussalam Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *