Universitas Darussalam Gontor

Pengembangan Produk Minuman dan Pangan Herbal di Ponorogo

UNIDA Gontor – Desa Tajug merupakan salah satu Desa yang ada di Kecamatan Siman yang terdampak Covid-19 dari sisi ekonomi. Mata pencaharian masyarakat Desa Tajug salah satunya menjalankan usaha makanan dan minuman herbal. Dengan adanya Covid-19, usaha tersebut mengalami penurunan omset hingga 80 %, hal ini disebabkan tidak adanya acara kemasyarakatan. Sedangkan trend kebutuhan minuman kesehatan naik akibat Covid-19. Penurunan tersebut dikarenakan pemasaran minuman herbal masih menggunakan sepeda ontel dan ditawarkan dari rumah ke rumah secara mandiri. Untuk meningkatkan pendapatan dan keberlanjutan usaha, Universitas Darussalam Gontor mengajukan diri untuk memberikan solusi terhadap masalah yang terjadi di Desa Tajug Kecamatan Siman Ponorogo.

Universitas Darussalam Gontor melalui Progaram Kemitraan Masyarakat (PKM) melakukan kegiatan pengembangan inovasi pangan herbal dan pelatihan pemasaran produk melalui marketplace. Dalam pelatihan tersebut, dipaparkan mengenai beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pengembangan produk herbal, diantaranya adalah kualitas produk, kemasan yang aman dan menarik, pemasaran melalui media sosial dan sanitasi produksi. Perlu diketahui kegiatan ini sebagai Ketua tim PKM di Desa Tajug adalah Arief Rahmawan, MT dan sebagai anggota Muhammad, SP., MP, serta Gusti Randy Pratama, M.Si.

Kegiatan Progaram Kemitraan Masyarakat dilaksanakan pada tanggal 30 Maret 2021, kegiatan ini dibuka oleh kepala Desa Tajug yaitu bapak Jemiyo, pada sambutannya Bapak Jemiyo mengatakan; pertama, sudah lama Desa Tajug ingin bekerja sama dengan Universitas Darussalam Gontor akan tetapi belum tercapai, pada saat ini Desa Tajug pertama kali menjalin kerjasama dengan Universitas Darussalam Gontor. Bapak Jemiyo dalam sambutannya berharap kedepan lebih banyak lagi kerjasama berbagai bidang antara Universitas Darussalam Gontor dengan Desa Tajug. Kedua, program ini sangat selaras dengan program PKK (Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga). Ketiga, adanya pelatihan inovasi pemasaran, hal ini diperlukan untuk memperluas hasil produk unggulan yang dimiliki oleh Desa Tajug, Siman, Ponorogo.

Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat di Desa Tajug dimulai dengan pengarahan pembuatan pangan herbal berbasis bahan lokal, selanjutnya dilakukan evaluasi dengan cara mengadakan lomba pembuatan makanan dan minuman herbal, terakhir pemberian penghargaan bagi kelompok yang terpilih sebagai pemenang.

Kegiatan PKM di ikuti oleh kelompok PKK yang terdiri dari 69 orang anggota. Kelompok PKK di bagi menjadi 7 kelompok usaha berskala industri rumah tangga. 3 kelompok usaha jamu jamu tradisional, 1 kelompok usaha Cemoe, 1 kelompok usaha rangginang herbal, 1 kelompok usaha wedang uwuh, 1 kelompok usaha rempenyek herbal.

Kegiatan perlombaan makanan dan minuman herbal yang menjadi juara adalah kelompok usaha aneka menuman sehat. Produk minuman ini banyak jenisnya diantaranya minuman sehat dari daun kelor, minuman dari jahe merah, minuman dari kunyit, minuman dari kencur, minuman dari daun sirih. Kemasan dari produk ini cukup menarik dan terbuat dari kemasan khusus. Rasa produk ini memiliki bau khas menyegarkan dan memberikan rasa manis yang pas. [Ed. Ahmad Kali Akbar]

Ahmad Kali Akbar

Ahmad Kali Akbar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *