Universitas Darussalam Gontor

Pengabdian Masyarakat Perdana Tadris Bahasa Inggris ke TK Inklusi PAS Baitul Qur’an Siman Ponorogo

Abdimas TBI

Tadris Bahasa Inggris UNIDA Gontor Melaksanakan Pengabdian Masyarakat di TK Inklusi PAS Baitul Qur’an Siman Ponorogo. Sekolah inklusi adalah sekolah yang menyediakan sarana dan prasarana serta guru pendamping untuk anak berkebutuhan khusus (ABK). Tadris Bahasa Inggris (TBI) merupakan program studi yang baru saja berdiri di UNIDA Gontor sekitar satu tahun dan untuk pertama kali melaksanakan pengabdian masyarakat (abdimas) kegiatan masyarakat ini bertema program pendampingan English fun learning untuk pendidik TK Inklusi yang bertempat di PAS Baitul Qur’an Ngabar, Siman, Ponorogo.

Pengabdian masyarakat merupakan bagian dari Tri Dharma, selain pengajaran dan penelitian. Pelaksanaan abdimas tersebut dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 17 Maret 2021 dimulai pada pukul 09.00 WIB.

Kegiatan abdimas diikuti oleh seluruh pendidik di TK Inklusi PAS Baitul Qur’an, sedangkan pelaksana dari abdimas adalah seluruh dosen TBI Unida Gontor. Pelaksanaan abdimas dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama dikomandoi oleh Ustadzah Dinar Dipta, M.Pd. yang beranggotakan Ustadzah Rahma, M.Pd., Ustadz Aries, M.Pd. dll. Kelompok ini memberikan materi tentang pengajaran Bahasa Inggris untuk pemula melalui lagu (song) dan aneka permainan (game). Lagu yang dibawakan sebenarnya adalah lagu anak-anak berbahasa Indonesia tetapi liriknya digubah menjadi Bahasa Inggris seperti lagu cicak-cicak di dinding, balonku ada lima, dsb. Sedangkan untuk permainan (games), mereka mengajarkan permainan berupa kuis menebak nama hewan menggunakan Bahasa Inggris. Para peserta terlihat sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini.

Kelompok kedua di komandoi oleh Ustadzah Diska, M.Pd. yang beranggotakan Ustadz Dian, M.Pd., Ustadzah Eka, M.Pd. dll. Kelompok dua memberikan workshop tentang pembuatan media pembelajaran berupa Spinning Wheel yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris bagi pendidik dan juga peserta didik. Pada kelompok ini, peserta dibagi menjadi 5 kelompok, masing-masing beranggotakan 2-3 peserta. Mereka terlihat sangat antusias dalam membuat media pembelajaran Spinning Wheel tersebut dan tiap kelompok berusaha membuat media sebagus mungkin. Hal ini terlihat pada hasil akhir pembuatan media pembelajaran yang sangat kreatif dan menarik.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberika kontribusi positif untuk tempat pelaksanaan kegiatan yaitu TK Inklusi PAS Baitul Qur’an dan juga bagi para pelaksana pengabdian. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bentuk pengabdian kita untuk masyarakat, dalam hal ini khususnya bagi anak berekebutuhan khusus di TK Inklusi PAS Baitul Qur’an. Disamping itu, kegiatan ini juga merupakan ajang saling tukar pengalaman dan juga pengetahuan bagi kedua belah pihak.

Alhamdulillah acara ini disambut baik oleh TK Inklusi PAS Baitul Qur’an yang dalam kesempatan ini disampaikan oleh Ustadzah Barokatin Munziyati, S.Psi. selaku kepala sekolah. Setelah kurang lebih satu jam pelaksanaan abdimas, tibalah pada acara penutup yaitu doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Ahmad Niayatulloh, M.Pd. dan dilanjutkan dengan makan siang bersama. (Nuruzzaman/Bekti Galih)

Bekti Galih

Bekti Galih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *