UNIDA Gontor — Prestasi akademik kembali ditorehkan oleh mahasiswi Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor yang berlangsung pada Rabu, 01 Juli 2026 di UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo dalam forum The 4th Annual International Conference on Islamic Education (AICIED) 2026. Kegiatan ini menjadi ruang ilmiah bergengsi yang mempertemukan akademisi, peneliti, dan praktisi pendidikan dari berbagai negara untuk membahas isu-isu strategis dalam pengembangan pendidikan Islam di era global. Partisipasi ini sekaligus menegaskan posisi UNIDA Gontor sebagai salah satu Universitas Islam Terbaik dalam kontribusi akademik internasional.
Dua mahasiswi, yakni Mega Putri Anjani dan Nabila Nova Ardhiana, dipercaya menjadi presenter pada sesi presentasi paralel. Keduanya memaparkan hasil penelitian yang telah dikembangkan sesuai dengan bidang kajian masing-masing. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa kualitas akademik mahasiswa UNIDA Gontor mampu bersaing di tingkat internasional dan memberikan kontribusi nyata dalam diskursus keilmuan modern, sehingga semakin menguatkan reputasi Universitas Islam Terbaik di lingkungan pendidikan tinggi Islam.

Mega Putri Anjani menyampaikan penelitian berjudul “Rethinking Language Assessment in the Digital Age: From Measurement to Meaning Through Assessment Of, For, and As Learning.” Kajian ini menawarkan pendekatan evaluasi pembelajaran bahasa yang lebih komprehensif, tidak hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi juga proses reflektif dan pengembangan kompetensi berkelanjutan bagi peserta didik di era digital.
Sementara itu, Nabila Nova Ardhiana mempresentasikan penelitian berjudul “Transformative Leadership in Islamic Education: Policy Strategies for Sustainable Teacher Development in the SDGs Era.” Penelitian ini menyoroti pentingnya kepemimpinan transformatif dalam merumuskan kebijakan pendidikan yang mampu mendukung pengembangan profesional guru secara berkelanjutan serta selaras dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs).

Selain sesi presentasi, para peserta juga mengikuti keynote lecture dari sejumlah pakar pendidikan terkemuka, yang membahas transformasi pendidikan Islam, integrasi teknologi dalam pembelajaran, serta peningkatan kualitas tenaga pendidik secara global. Diskusi ilmiah tersebut memberikan wawasan baru yang relevan dengan tantangan pendidikan kontemporer.
Keikutsertaan mahasiswi UNIDA Gontor dalam forum ini tidak hanya memberikan pengalaman akademik yang berharga, tetapi juga memperluas jejaring riset internasional. Hal ini menunjukkan komitmen kuat institusi dalam membangun budaya akademik yang produktif dan kompetitif di tingkat global. Dengan capaian tersebut, UNIDA Gontor kembali menegaskan eksistensinya sebagai Universitas Islam Terbaik yang konsisten mendorong mahasiswanya aktif dalam forum ilmiah internasional serta berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan.
Penulis: Mega Putri Anjani
Editor: Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit
Redaksi: UNIDA Gontor