Universitas Darussalam Gontor

Islamisasi Ilmu Pengetahuan: Psikologi Komunikasi

Islamisasi Ilkom

Pada hari Sabtu pukul 09.30 tanggal 27 Februari 2021 berlangsung Islamisasi Ilmu pengetahuan yang disampaikan oleh prodi Ilmu Komunikasi yang dilaksanakan di CIOS (Center For Islamic And Occidental Studies). Acara di mulai dengan tahsin Al Qur’an yang diikuti oleh prodi Ilmu Komunikasi dan di pandu oleh Ustadz Haerul Akmal, M.H. Acara Islamisasi ilmu pengetahuan rutin diadakan setiap dua minggu sekali dan diisi oleh setiap prodi secara bergantian. Acara ini wajib diikuti oleh seluruh dosen dan tenaga kependidikan UNIDA Gontor.

Sebelum ke acara inti, acara di isi terlebih dahulu oleh Ustadz Ilham Habibullah, M.Ud. beliau memaparkan surat Al Mulk ayat 19 dimana inti dari surat tersebut adalah perintah Allah untuk mentadabburi gejala alam. Acara ini dipandu oleh moderator Ustadz Nofriyanto, M.Ud.

Pada acara inti Ustadzah Rila Setyaningsih , S.Kom,I.,M.S.I. menyampaikan bahwa Psikologi dan Komunikasi sangat erat kaitanya dengan kehidupan manusia. Hal tersebut karena objek kajian psikologi adalah manusia sedangkan objek komunikasi merupakan interaksi manusia. Pengertian psikologi adalah bidang ilmu yang mempelajari perilaku dan fungsi mental manusia secara ilmiah. Sedangkan pengertian komunikasi adalah pesan yang disampaikan kepada komunikan (penerima) dari komunikator (sumber) melalui saluran-saluran tertentu baik secara langsung/tidak langsung dengan maksud memberikan dampak/effect kepada komunikan sesuai dengan yang diingikan komunikator yang memenuhi 5 unsur yaitu who, says what, in which channel, to whom, with what effect.

Suasana pada islamisasi tersebut berjalan dengan lancar, serta diiringi dengan tawa dan tepuk tangan antusias dari para Assatidz dan Ustadzah. Contohnya ketika Ustadz Nofriyanto bercerita membahas tentang seorang wanita yang akan mengikuti sebuah acara, dia bingung memilih baju dan bilang kalau bajunya tidak ada. Sedangkan kenyataanya bajunya banyak ada di lemari. Ustdaz Nofriyanto bingung sambil menanyakan hal tersebut kepada Ustadzah Rila. Sambil diiringi tawa para assatidz dan kemudian langsung di jawab oleh Ustadzah Rila dengan pembelaanya yang pada akhirnya dapat tepuk tangan dari para Assatidz dan Ustadzah.

Pada sesi penutup Ustadzah Rila mengakhiri dengan memberi quote “Bila kita ingin dipahami orang lain maka kita harus memahami orang lain, karena sejatinya egois bukanlah sebuah solusi. Intropeksi diri adalah hal utama dalam menjaga komunikasi dan hubungan yang baik”.
Suasana pada islamisasi tersebut berjalan dengan lancar, serta diiringi dengan tawa dan tepuk tangan. Tak lama kemudian acara ditutup serta diiringi dengan ramah tamah.
(Bekti Galih Kurniawan)

Bekti Galih

Bekti Galih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *