Prof. Hamid: Negara ini Berdiri atas Rahmat Allah

17 Agustus 2021 – Tak bisa dipungkiri, Islam memiliki andil yang tak terpisahkan dalam sejarah kemerdekaan bangsa Indonesia. Pejuang-pejuang kemerdekaan mayoritas dari ummat Islam. Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia 90% adalah tokoh-tokoh Muslim. Mereka menumpahkan dan mengucurkan pikiran, gagasan dan idealisme mereka untuk membentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia yang merdeka. Pancasila lahir dari nilai-nilai Islam. Pasal-pasal dalam Undang-Undang Dasar 1945 (UUD ’45) bernuansa Islam. Bahkan, dalam Pembukaan UUD ’45 alinea ketiga berbunyi, “Atas berkat rakhmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya.”

Hal serupa disampaikan Prof. Dr. K.H. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil., Rektor Universitas Darussalam Gontor. “Negara ini berdiri dengan Rahmat Allah Subhanahu wa Ta’aalaa,” ucap Prof. Hamid. Beliau menjelaskan, bahwa hal tersebut menunjukkan lahirnya Bangsa Indonesia atas kehendak Tuhan yang Maha Esa, yaitu Tuhan yang diyakini oleh ummat Islam. Tuhan yang menjadikan ummat Islam terus bergerak dan berjuang dengan keimanan dan keyakinannya. Dimana semangat juang tersebut menjadi tanda keimanannya kepada Allah Subhanahu wa Ta’aalaa.

Selain itu, beliau juga menyampaikan pentingnya melanjutkan estafet perjuangan dengan mengaplikasikan sila-sila dalam Pancasila. Karena didalamnya terkandung unsur-unsur Islami. Sila pertama adalah sila yang menjelaskan tauhid seperti dalam Islam. “Sila-sila dalam Pancasila adalah penjelasan dari tauhid dalam konteks bernegara dan bermasyarakat,” demikian beliau menyampaikan.

Terakhir, beliau berpesan agar meneruskan perjuangan dengan selalu belajar dari sejarah. Sehingga, menyadarkan kembali dan mengingat kembali perjuangan yang telah mereka lakukan demi mencapai kemerdekaan untuk bangsa dan negara.

DIRGAHAYU INDONESIA 76 TAHUN – INDONESIA TANGGUH INDONESIA TUMBUH. [M. Hafidz Izza/Ed: Muhamad Fikrul Umam]

Official

Official

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *