Pesan Kyai Hasan, “Khud min Amwalihim”

Islam merupakan agama yang menyeluruh dan mengatur segala aspek kehidupan manusia, termasuk dalam pengelolaan harta. Pengelolaan harta menjadi salah satu dari lima tujuan pokok (maqashid syari’ah) hukum Islam, yaitu hifdzu-l maal. Hukum Islam mengatur bagaimana seharusnya manusia memelihara harta, mulai dari cara memperolehnya, memanfaatkannya dan menyalurkannya.

Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, K.H. Hasan Abdullah Sahal pernah berpesan, “khud min amwalihim/ambillah dari harta-harta mereka”. Pesan tersebut beliau sampaikan saat pendirian LAZISWAF (Lembaga Amil Zakat, Infaq, Sedekah dan Wakaf) Universitas Darussalam Gontor (UNIDA Gontor) pada tahun 2010. Pesan tersebut menandakan betapa pentingnya pemeliharaan harta dalam Islam. Harta bisa menjadi jalan bagi manusia menggapai ridho Allah. Namun, harta juga bisa membawa manusia ke dalam jalan keburukan dan ke-mudhorot-an.

LAZISWAF dan Cita-cita Trimurti

LAZISWAF merupakan lembaga di Universitas Darussalam Gontor yang mengelola zakat, infaq, sedekah dan wakaf. Lembaga ini memiliki tanggungjawab untuk menjamin pemeliharaan harta, terutama  bagi seluruh keluarga besar Pondok Modern Darussalam Gontor dan Universitas Darussalam Gontor. Berangkat dari pesan pimpinan pondok di atas, LAZISWAF berusaha untuk mengambil hak harta yang harus dikeluarkan untuk zakat, infaq, sedekah maupun wakaf. Dewan Direksi/Pengawas LAZISWAF, Al-Ustadz Dr. Setiawan bin Lahuri, Lc., M.A. meyampaikan, bahwa LAZISWAF memiliki potensi yang besar dalam pengelolaan harta keluarga Pondok dan UNIDA Gontor. Mengingat, terdapat kurang lebih 38.000 orang keseluruhan santri, guru, dosen, mahasiswa dan keluarga Pondok Gontor.

Saat ini, LAZISWAF fokus menyalurkan dananya untuk keperluan beasiswa MINHATI. Beasiswa MINHATI merupakan beasiswa studi yang diberikan kepada mahasiswa dan santri, baik yang berprestasi maupun kurang mampu. Harapan kedepannya, LAZISWAF bisa terus maju dan berkembang. Sehingga, menjadi seperti Universitas Al-Azhar yang mampu mengelola wakaf dan membiayai ratusan ribu mahasiswanya yang berasal dari berbagai penjuru dunia. [Muhamad Fikrul Umam]

Official

Official

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *