HALL CIOS – Al-Ustadz Dr. Abdul Hafidz bin Zaid, MA membuka acara Kajian Dwi Pekanan Islamisasi Ilmu Pengetahuan untuk Dosen dan Tenaga Kependidikan (tendik) Univesitas Darussalam Gontor (UNIDA Gontor). Beliau membuka acara dengan membicarakan isu tentang “Syahadat adalah kunci surga”. Selain itu, beliau juga menyinggung usulan Sri Paus tentang penyatuan agama samawi, yaitu Din Ibrahim, karena adanya kesamaan kiblat yaitu Ka’bah.

Acara diselenggarakan di Hall CIOS UNIDA Gontor pada Sabtu, 20 November 2021. Acara ini merupakan acara rutin setiap dua pekan sekali bagi dosen dan tendik UNIDA Gontor.

Dwi Pekanan Islamisasi, Ada Pesan Menarik dari Kyai Hasan

Beliau melanjutkan sambutan dengan mengungkapkan pesan menarik dari K.H. Hasan Abdullah Sahal (Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor). Kyai Hasan menyampaikan bahwa dalam islam terdapat Sya’air dan Syari’ah. Bahwa yang pertama adalah simbol dalam agama. Yang kedua, adalah substansi di dalamnya.

Kyai Hasan mengkiaskan hal tersebut dengan seseorang yang melambaikan tangan di tepi jalan. Manakala kita berniat pergi naik bus, maka saat kita melambaikan tangan akan membuat bus berhenti. Bahkan, jika pun kita hanya melambaikan tangan tanpa niat pergi, bus pun akan berhenti pula. Tentu, dengan cacian kondektur atau supir yang telah mengira bahwa si pelambai akan menumpang.

Bahkan sebaliknya, saat kita sudah niat ke suatu tempat naik bus. Tapi, tidak melambaikan tangan ke bus sama sekali, maka bus tidak akan berhenti. Bahkan, hingga kapan pun.

Ini maknanya, bahwa Syari’at perlu direalisasikan sebagai simbol. Simbol pun perlu didasari akan Syari’at. Dan kita mengucap syahadat dengan segala konsekuensinya. Bukan sekedar ‘pegang kunci’. Meski kunci itu tetap bisa menjadi modal kita.

Dr. Hafidz menutup sambutannya dengan menyampaikan, bahwa konsekuensi dari syahadat adalah kewajiban memenuhi Rukun Iman dan Rukun Islam. Begitupun dosen dan tendik juga memiliki konsekuensi untuk menjalani rukun-rukunnya, termasuk mengikuti kajian ini.

Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Dr. Mohammad Kholid Muslih, M.A. (Direktur Direktorat Islamisasi Ilmu Pengetahuan). Beliau menyampaikan sambutan terkait keseriusan UNIDA Gontor dalam melaksanakan Program Kajian Islamisasi. [Muhyil Daffa Fauzan/Ed: Muhamad Fikrul Umam]

Baca juga: Dr. Kholid: Fakultas/Prodi Sudah Waktunya Mandiri Kajian Islamisasi

Muhamad Fikrul Umam

Muhamad Fikrul Umam

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *