Dr. Sujiat: Belajar Keikhlasan dari Said Nursi dan Trimurti Pendiri Gontor

Keikhlasan

UNIDA Gontor – Al-Ustadz Dr. Sujiat Zubaidi Saleh, M.A. menyampaikan bahwasanya Badiuzzaman Said Nursi besar karena keikhlasan beliau dalam memperjuangkan agama Allah. Yakni, dengan melawan penjajah dan pemikiran sekuler pada zaman itu. Perjuangan tersebut beliau gambarkan sama seperti para Trimurti Pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) yang ikhlas dan tegar dalam perjuangan mereka membangun Pondok Gontor ini.

Benih keihklasan yang mereka ajarkan, menghasilkan buah (murid) harum, manis nan berkualitas. Mereka tersebar di seluruh penjuru dunia dan melanjutkan perjuangan menjunjung agama Allah.

Nasihat tersebut beliau sampaikan pada acara Forum Kajian Tafsir (FASSIR) yang diselenggarakan pada hari Senin, 15 November 2021. Acara ini menjadi acara pembuka Himpunan Mahasiswa Prodi Ilmu Qur’an dan Tafsir (HMP-IQT) pada semester genap. Momen spesial ini mengundang Al-Ustadz Dr. Sujiat Zubaidi Saleh, M.A. yang mengupas tema “Studi Tokoh dan Gnomologis Said Nursi Badiuzzaman”.

“Yakinlah pada arahan dosen dan guru-gurumu, karena mereka tidak akan pernah mendidik dan mengarahkanmu ke jalan yang salah. Pasti akan selalu ada keberkahan didalamnya,” ucap Dr. Sujiat.

Pengaruh Besar Keikhlasan

Said Nursi dan karya-karya luar biasa yang dituliskannya sangat berpengaruh besar dalam perkembangan dan perjuangan umat Muslim di Turki pada masa kelamnya. Ketika itu, paham sekuler merebak dan berkembang. Tulisan-tulisan hikmah beliau menjadi cahaya penerang umat pada masa itu.

Acara yang diadakan di Hall CIOS UNIDA Gontor ini dihadiri lebih dari 100 peserta online maupun offline. Tidak hanya dihadiri oleh mahasiswa IQT saja, namun juga dihadiri oleh berbagai mahasiswa lintas prodi.

Melalui acara ini, HMP IQT berharap peserta Forum Kajian Tafsir (FASSIR) dapat mengenal lebih jauh tentang salah satu tokoh mufassir dan ulama hebat asal Turki ini. mereka juga berharap acara ini dapat menambah semangat dalam mempelajari ilmu-ilmu agama. Terutama, Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir.

Serta, semoga dengan diadakannya Forum Kajian Tafsir ini dapat memberikan keberkahan serta ilmu yang bermanfaat untuk seluruh peserta acara. “Inna fii diraasati al-Quran barakatun laa tantahii,”  pungkas Dr. Sujiat. [Reza Kurniawan/Ed:Muhamad Fikrul Umam]


Baca juga: SERIUS KAJI TENTANG NURSI: IIKV DAN UNIDA GONTOR ADAKAN KONFERENSI INTERNASIONAL

Muhamad Fikrul Umam

Muhamad Fikrul Umam

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *