DIMA 1.0 2021: Forum Silaturahmi dan Penguatan Karakter Dosen Baru

DIMA

PONOROGO – “Kami memang berniat betul untuk mengadakan acara ini sebagai forum silaturrahmi, memperkuat ukhuwah, dan mengembalikan nilai-nilai yang ada di Pondok Modern Darussalam Gontor untuk kita terapkan di Universitas Darussalam Gontor,” ungkap Dr. Setiawan bin Lahuri, M.A. dalam sambutan acara DIMA 1.0.

Daurah Li I’daadil Mudarrisin atau DIMA 1.0 merupakan sebuah program pelatihan atau penataran bagi para dosen baru Universitas Darussalam Gontor (UNIDA Gontor). Diklat ini menekankan pada penguatan karakter dosen dalam mendidik dan mengajar mahasiswa UNIDA Gontor. Kegiatan DIMA 1.0 dibuka langsung oleh Wakil Rektor II Bidang Keuangan, Sumber Daya Manusia dan Perencanaan Pembangunan, Al-Ustadz Dr. Setiawan bin Lahuri, M.A. Acara ini berlangsung selama 3 hari, dari Senin-Rabu, 1-3 November 2021 di Hall Multimedia dan Hall CIOS UNIDA Gontor.

Kegiatan ini berusaha me-refresh, mengembalikan dan menanamkan semangat, spirit, ruh, sunnah, tradisi, dan nilai-nilai yang ada di Pondok Modern Darussalam Gontor. Sehingga, seluruh dosen mampu mengimplementasikannya dengan baik dan memastikan bahwa UNIDA Gontor adalah Perguruan Tingginya Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG). Hal tersebut selaras dengan penyataan Ustadz Dr. Setiawan, bahwa para dosen perlu untuk mengadopsi dan menjadikan ruh pendidikan Gontor sebagai basis epistimologi, worldview, perilaku dalam kegiatan belajar mengajar di UNIDA Gontor.

Materi DIMA 1.0

Diantara materi-materi yang disampaikan pada pelatihan ini ialah tentang Kode Etik Dosen, Kepangkatan Dosen, Kepondokmodernan, Pelatihan Bahasa, Kajian Al-Qur’an dan sebagainya. Materi-materi tersebut disampaikan oleh Pimpinan PMDG, Drs. K.H. M. Akrim Mariyat, Dipl. A. Ed.; Kepala Yayasan Perguruan Tinggi Darussalam (YPTD), Al-Ustadz Dr. Mulyono Jamal, M.A.; Wakil Rektor II, Al-Ustadz Dr. Setiawan Bin Lahuri, M.A.; dan, Dr. Syamsuri, M.A. serta, dosen lain dari berbagai bagian. Seperti Direktorat Pengembangan Bahasa, BSDM (Biro Sumber Daya Manusia), PPTIK (Pusat Pengelolaan Teknologi, Informasi dan Komputer), Markaz Quran, dan Markaz Khidmat.

DIMA

Penentuan materi tersebut telah disesuaikan dengan Renstra UNIDA Gontor terkait kompetensi dosen. Yaitu perencanaan, pelaksanaan proses, penilaian hasil pembelajaran, pembimbingan dan pelatihan, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat. Al-Ustadz Dr. Setiawan Bin Lahuri, M.A. juga menggarisbawahi dalam kata sambutannya bahwa para guru atau dosen merupakan orang-orang yang penting. Sehingga, harus benar-benar serius untuk menjalankan amanahnya sebagai tenaga pendidik. “Intinya memang kita perlu untuk meningkatkan diri dan menyesuaikan diri dengan perkembangan supaya kita bisa memberikan yang terbaik untuk para mahasiswa kita”, tegas beliau. [Reza Kurniawan/Ed: Muhamad Fikrul Umam]

Muhamad Fikrul Umam

Muhamad Fikrul Umam

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *