Bersama Majelis Perwakilan Pelajar UNISSA, Mahasiswi UNIDA Gontor Mengenal Brunei

Bersama Majelis Perwakilan Pelajar UNISSA, Mahasiswi UNIDA Gontor Mengenal Brunei

BRUNEI – Disetiap rangkaian kegiatan Studi Akademik yang dilaksanakan oleh mahasiswi Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor Fakultas Ekonomi dan Manajemen Program Studi Ekonomi Islam semester 4 di Brunei Darussalam, mereka diarahkan dan dibimbing oleh panitia yang merupakan anggota dari  Majelis Perwakilan Pelajar (MPP) Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA).

Diawali dengan berkeliling kampus UNISSA, kemudian menghadiri perkumpulan dengan segenap penanggung jawab UNISSA, dalam rangka penyambutan atas kehadiran mereka.

Disela rangkaian kegiatan, mereka pun menghadiri perkumpulan hangat dengan anggota dari Majelis Perwakilan Pelajar (MPP) Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA) Brunei Darussalam.

Mahasiswi UNIDA Gontor bersama Mahasiswa Majelis Perwakilan Pelajar UNISSA

Perkumpulan tersebut dimaksudkan agar mereka dapat berkomunikasi dengan anggota MPP untuk bertukar informasi dan pengetahuan tentang organisasi kemahasiswaan, serta mengutarakan alasan-alasan mereka berkunjung ke Negara Brunei Darussalam.

Penyambutan dan penjelasan di dalam perkumpulan tersebut pun diutarakan langsung oleh ketua MPP, yaitu Muhammad Fuad dan Rif’at Atiyah.

MPP merupakan sebuah organisasi yang bergerak di dalam UNISSA, dengan tujuan untuk menunjang kreatifitas dan intelektual mahasiswa dan mahasiswinya, baik dalam segi akademik maupun non-akademik, serta menjadikan UNISSA Universitas yang unggul dalam segala hal apapun. Demikian penjelasan Muhammad Fuad, Ketua 1 MPP UNISSA.

Berkenaan dengan acara Studi Akademik tersebut, para panitia mengajak mahasiswi UNIDA Gontor ke berbagai tempat yang unik dan bersejarah, serta menghadiri berbagai perkumpulan lainnya seperti seminar dan workshop. Mahasiswi pun banyak bertanya dengan puasnya akan hal itu dari segi apapun, terutama ekonomi.

Seperti halnya di Eko Koridor, banyak yang mereka dapatkan dari beberapa pertanyaan yang mereka lontarkan. “Eko Koridor dibangun baru-baru ini, tahun 2016-2017 an. Alasan dibangunnya Eko Koridor itu dalam rangka memperingati hari kepemerintahan Sultan Hassanil Bolkiah yang ke-50 tahun,” ungkap Rif’at, ketua 2 MPP UNISSA.

Anggota MPP sedang memberi penjelasan di Royal Regalia

Demikian juga di Museum Alat Diraja.  “Hari kemerdekaan negara Brunei Darussalam yaitu pada tanggal 23 Februari 1984. Juga pada setiap pergantian kedudukan Sultan yang lama dengan yang baru, maka segala yang telah digunakan oleh Sultan yang lama haruslah dimuseumkan. Dan pada penetapan hukum islam di Brunei, tidak terdapat suatu badan hukum yang khusus. Akan tetapi, semua diatur langsung oleh Sultan. Jika sang Sultan berbicara ataupun menetapkan suatu hukum, maka hukum tersebut akan berjalan dengan otomatis dan tidak satupun boleh melanggar,” Jelas Rif’at.

Adapun ketika di pasar malam Gadong, mereka melihat bahwa pasar tersebut merupakan pasar malam terfavorit di Bandar Seri Begawan. Hal itu dikarenakan harga jajanan pasar dan jajanan lainnya terlihat murah bagi masyarakat Brunei. Sehingga pasar tersebut banyak diminati oleh mereka.

Uniknya, ternyata berbagai macam minuman dingin dijual dalam wadah gelas plastik yang cukup besar. “Hal ini agar para konsumen merasa puas, dan bisa untuk menjadi cadangan minuman ketika berjalan kemanapun,” kata Farhana, salah satu anggota MPP UNISSA.

Dalam berbagai kegiatan yang didampingi langsung oleh panitia, mahasiswi UNIDA merasa sangat senang karena bisa mengenal negara Brunei Darussalam dari sisi ekonomi, sosial, budaya, politik, dan keagamaan. Karena, tiada waktu yang terbuang sia-sia bagi orang yang mampu memanfaatkannya dengan sebaik mungkin. [Farah Khoirunnisa]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *