Universitas Darussalam Gontor

Aksi Camen UNIDA Pada LATGAB MENWA KORWIL 4 Karesidenan Madiun

Aksi Camen UNIDA Pada LATGAB MENWA KORWIL 4 Karesidenan MADIUN

Ponorogo – Tiga satuan MENWA yang tergabung dalam karesidenan Madiun, UNIPMA, UNMER dan UNIDA tengah melakukan latihan gabungan di telaga Ngebel, Ponorogo selama empat hari tiga malam, terhitung dari tanggal 21/12/2017 sampai 24/12/2017.

Latihan ini melibatkan sedikitnya 47 Calon Resimen (Camen) dari 3 satuan MENWA dibawah naungan Korwil 4. Satuan UNIDA merupakan satuan yang tersedikit mengutus anggota Calon Resimen yaitu hanya  9 orang. Sedikit bukan berarti tidak berarti, terbukti kebanyakan dari calon resimen dari UNIDA memimpin kawan-kawan dari Satuan lain ketika yel-yel, tampil pentas seni, dan menjadi ketua kelompok.

Malam pertama Latgab para Camen menjalani sebuah misi menyampaikan pesan rahasia dari senior MENWA yang harus mereka sampaikan kepada komandan tertinggi atau pada pos akhir, misi ini disebut Caraka malam. Dalam Caraka malam, seorang prajurit yang dalam hal ini MENWA atau CAMEN tidak boleh memberitahukan isi pesan tersebut kepada siapapun, tidak kepada seniornya bahkan dengan teman dekatnya sendiri walaupun nyawa menjadi taruhannya, prajurit hanya boleh memberitahu pesan kepada komandan atau seseorang yang telah ditentukan atau termaktub namanya dalam kertas pesan.

Jumat pagi, sebagai hari berkah, Latihan Gabungan Resimen Mahasiswa KORWIL 4 sekaresidenan Madiun resmi dibuka oleh DANRAMIL 0802/19 Ngebel. “Saya harap, melalui LATGAB MENWA KORWIL 4 dapat meningkatkan daya juang yang handal ketika mengikuti DIKLATSAR mendatang dan dapat meningkatkan rasa bela negara terhadap para mahasiswa sebagai rakyat sipil yang dibekali pengetahuan kemiliteran.” Ucap Kapt. Inf. Sadino dalam pembukaan.

Kemudian Komandan KORWIL 4 Meichio Lesmana, menambahkan pada akhir acara pembukaan bahwa Latihan Gabungan kali ini bertujuan untuk memupuk kembali rasa persaudaraan dan jiwa KORSA teman-teman MENWA KORWIL 4 serta merupakan persiapan sebelum menghadapi DIKLATSAR di Malang februari 2018 mendatang.

Setelah acara pembukaan, terlebih dahulu peserta latihan menunaikan ibadah sholat jumat. Usai sholat jumat peserta berkumpul didepan panggung utama latgab guna mengikuti materi tentang PPM (Peraturan Penghormatan Militer), PBB (Peraturan Baris Berbaris), dan cara periksa kerapian untuk penggunaan baret dan topi. Materi lebih berorientasi kepada praktek, sehingga setelah pemateri menyampaikan secara lisan langsung mempraktekan sikap dan cara melakukan PPM, PBB dan periksa kerapian yang benar.

Setiap kegiatan selalu diselipi dengan yel-yel pemersatu dan pemacu semangat. Saatnya anak UNIDA memimpin teman-teman dari satuan lain. Nampaknya jiwa pemimpin dan tangguh anak UNIDA mulai mendarah daging dari hasil didikan ketika nyantri di Pondok. Malamnya merupakan materi Bimsuh atau bimbingan asuhan yang langsung diambil oleh Komandan Korwil 4. Sekmen ini peserta dibekali ilmu kenegaraan dan bagaimana keadaan Indonesia zaman kontemporer sehingga mereka mesti berpikir kritis untuk menangani polemik yang tiada habisnya dan masalah serius yang terus membayangi Indonesia, yaitu masalah sumber energi. Karena konflik di dunia 80 % disebabkan oleh rebutan energi antar negara besar. MENWA tidak hanya terus berkaitan dengan fisik, melainkan MENWA juga pandai dalam bidang kemahasiswaan atau akademik. Sesuai dengan mottonya WIDYA CASTRENA DHARMA SIDHA, penyempurnaan pengabdian antara ilmu keprajuritan dan ilmu kemahasiswaan

Hari kedua, merupakan hari yang mungkin paling melelahkan sekaligus sangat menyenangkan karena kegiatan outbond yang dimulai pagi hingga siang menjelang Ashar. Kegiatan ini ada enam pos yang mana setiap daripada peserta harus melewati setiap pos dengan tantangan yang telah disiapkan para senior. Tidak ada push up atau hukuman fisik yang sejenis lainnya ketika outbond. Peserta latihan akan disuruh nyebur ke kolam atau sungai yang dangkal, dilumuri tepung bak krispi yang siap goreng atau yel-yel dengan menyanyikan lagu anak-anak. Outbond selain sebagai sarana having for fun juga sebagai ajang melatih kebersamaan, keakraban dan kelincahan.

Tibalah malam api unggun, merupakan malam puncak latihan. Malam yang paling menyenangkan dan sangat berkesan bagi seluruhnya. Acara berawal dari penampilan pentas seni dari tiap-tiap satuan. Dalam kesempatan ini, anak UNIDA kembali beraksi tampil dengan korea dance. Tidak cukup hanya satu penampilan, UNIDA juga turut meramaikan penampilan tarian dari perti (Perguruan tinggi) UNMER maka terciptalah kolaborasi yang begitu harmonis, asyik, dan sangat mengesankan bagi dua kampus tersebut. Setelah penyalaan api unggun yang berfilosofis akan kobaran semangat pemuda dalam berjuang, pengkhayatan renungan suci menjadi agenda yang sangat menyentuh baik bagi putra maupun putri Camen. Camen putri menangis tersedu ketika renungan suci yang bertemakan tentang perjuangan Orang tua sampai mengkuliahkan mereka sekarang dan sedikit sentuhan religius yang mengingatkan tentang sholat lima waktu. Keakraban antar satuan makin rekat ketika beberapa perwakilan dari setiap satuan menyampaikan pesan dan kesan menarik. Anak UNIDA menjadi yang pertama untuk mengutarakan isi hati, kesan dan pesan selama latgab.

“Saya berharap kepada teman-teman dari Politeknik Madiun dan STKIP Pacitan dapat bergabung dengan kita pada kesempatan selanjutnya yang mana saudara-saudari kita dari dua satuan ini sedang berhalangan untuk hadir Latgab kali ini. Kemudian jadikanlah usaha senior-senior kita di Latgab KORWIL 4 ini sebagai acuan  untuk terus menumbuhkan semangat juang teman-teman korwil 4 membangun KORWIL kita yang menurut para senior saya KORWIL 4 ini agak tertinggal dari pada KORWIL lain yang ada di MAHASURYA Jawa Timur. Dan tetap semangat dan berdisiplin karena disiplin kunci dari kesuksesan”, sambung Fahmi selaku perwakilan camen UNIDA kelahiran Riau.

Kebersamaan anak-anak rupanya mesti berakhir pada ahad siang. Tepat pukul 14.05 WIB Kapt. Inf. Sadino di depan markas Koramil Ngebel. Kembali beliau berpesan bahwa Resimen Mahasiswa adalah komponen pertahanan negara ketika diperlukan oleh negara. Diharapkan juga walaupun latgab hanya berlangsung dengan singkat bisa membawa perubahan kepada diri sendiri dan bisa menerapkan ilmu yang telah didapat sewaktu di latgab ini, karena masih banyak lagi pendidikan kemenwaan yang akan dijalani kedepannya.

Hal spesial mungkin bagi teman-teman dari UNIPMA dan UNMER ketika mereka bertolak dari kamp latihan Ngebel adalah ketika langah kepergian mereka diiringi dengan lagu sayonara oleh teman-teman UNIDA. Betapa antusias anak-anak Camen beserta Senior UNIDA menyanyikan sayonara kepada dua satuan lain sebagai tanda perpisahan yang mengesankan. Harapan bersama pastinya Latgab ini terus bisa berlangsung dan menjadi lebih baik lagi saat generasi selanjutnya memegang amanah menjadi Resimen Mahasiswa Indonesia KORWIL 4 MAHASURYA, Jawa Timur.[rivaldo]

Iqbal Munir

Iqbal Munir

Leave a Replay