Workshop “Tahsin Kitabah i’tiyadiyah” Mahasiswi UNIDA Gontor

Workshop “Tahsin Kitabah i’tiyadiyah” Mahasiswi UNIDA Gontor

Ngawi- Kamis pagi (05/03) telah dilaksanakan pembukaan Workshop “Tahsin Kitabah I’tiyadiyah” di Auditorium Kampus Pascasarjana Putri UNIDA Gontor. Hadir pada pembukaan acara, Al-Ustadz Andi Triyawan, M.A, mewakili bapak Direktur Unida Gontor Kampus Mantingan, sekaligus sebagai pembimbing Markas Khot UNIDA Gontor kampus putri. Dalam sambutannya beliau menekankan pentingnya gerakan memperbaiki tulisan Arab dengan pena biasa, untuk menunjang keilmuan seorang mahasiswi, khususnya di Unida Gontor.

Workshop yang dilaksanakan selama dua hari ini dimulai dengan pengantar mufradat huruf-huruf Arab yang disampaikan oleh Al-Ustadz Muhammad Zakky Mubarok, S.Pd.I. Dalam pengantarnya, beliau menekankan pentingnya pemahaman yang benar tentang letak huruf pada garis, serta tahapan yang benar dalam menulis setiap huruf. Yang menarik perhatian para peserta, bahwa di samping menerangkan teori, pemateri langsung memberikan contoh pada white board langkah-langkah penulisan lengkap dengan keterangannya.

Sesi berikutnya adalah praktik menulis yang dimentori langsung oleh pemateri dengan bantuan beberapa staf markaz khot. Praktis, peserta bisa langsung mengetahui kekurangan pada tulisan mereka sekaligus membetulkan kesalahan tersebut. Hingga batas akhir acara pada hari pertama, terlihat peserta antusias menyelesaikan tugas yang diberikan oleh pemateri, berupa huruf mufradat.

Hari kedua workshop merupakan sesi lanjutan. Al-Ustadz Abdullah Mukhtar Syafii pada sesi kedua menyampaikan materi huruf bersambung pada awal, tengah maupun akhir kalimat. Sesi yang berakhir tepat sebelum dzuhur tersebut juga diikuti peserta dengan antusias. Beberapa peserta mampu menyelesaikan tugas dengan lebih cepat dari target yang diberikan.

Pada sesi lanjutan kedua yang dilaksanakan setelah dzuhur, al-Ustadz Muhammad Nur, menyampaikan materi yang berkenaan dengan beberapa bentuk khusus huruf “ahwal huruf” yang sering dipakai, namun tidak jarang salah dalam penulisannya. Materi ini sekaligus diisi dengan latihan dengan menggunakan buku “At-Thariqah al-Hamidiyah fi Tahsin Kitabah al-I’tiyadiyah” yang dikarang oleh al-Ustadz Belaid Hamidi. Di akhir sesi, pemateri memberi tugas menulis surat al-Insyirah kepada seluruh peserta. 3 peserta terbaik mendapatkan reward di akhir workshop.

Pelaksanaan workshop yang sedianya diadakan satu hari itu mendapatkan sambutan yang luar biasa dari peserta. Bahkan waktu yang sudah ditambah menjadi dua hari masih kurang untuk menyelesaikan semua materi yang diberikan oleh para tutor. Saudari Ega Davanty, selaku ketua panitia menyampaikan bahwa markaz khat Unida Gontor kampus putri akan mengadakan follow up dari dengan membuka kelas i’tiyadiyah lanjutan. [maghfira/markaz khot]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *