Wapres RI Siap Menjadi Anggota Dewan Penasihat AAUF

Wapres RI Siap Menjadi Anggota Dewan Penasihat AAUF

Jakarta Hari ini (14/7), pimpinan perguruan tinggi anggota Afro-Asian University Forum (AAUF) beraudiensi dengan Wakil Presidan (Wapres) RI di Istana Merdeka Jakarta. Tidak kurang dari 15 pimpinan universitas dari 10 negara turut hadir dalam pertemuan itu. Setelah menyimak laporan hasil Konferensi Internasional AAUF yang disampaikan oleh Rektor UNIDA Gontor, Prof. Dr. Amal Fathullah Zarkasyi, Wapres sangat mengapresiasi program-program yang telah dilaksanakan oleh AAUF. Dalam pertemuan itu, Sekjen AAUF, Prof. Asyraf, secara khusus meminta Pak JK, sapaan akrab Wapres RI, untuk menjadi anggota kehormatan dewan pembina AAUF.

“Kami ingin Bapak Wapres RI menjadi anggota kehormatan dewan penasehat AAUF,” pinta Sekjen AAUF. Dengan mantab, Pak JK menganggukkan kepala dan berkata siap serta akan mendukung secara penuh. Beliau lantas menandatangani dokumen yang telah disiapkan Sekjen AAUF sebagai pertanda keanggotaan Pak JK dalam dewan penasihat AAUF. Hal ini langsung disambut tepuk tangan riuh oleh anggota AAUF yang hadir saat itu.

Dalam sambutannya, Wapres RI mengundang seluruh universitas anggota AAUF untuk ikut mendukung program pendirian Universitas Islam Internasional di Indonesia. “Sebentar lagi, kami akan membangun International Islamic University di Jakarta. Untuk itu saya mengundang seluruh anggota AAUF untuk ikut mengajar di universitas tersebut nantinya. Saya juga meminta supaya mengirimkan mahasiswanya dari negara masing-masing untuk belajar di universitas yang akan kita bangun.”

Lebih dari itu, Pak JK juga menyampaikan optimismenya bahwa program-program kolaboratif yang melibatkan universitas-universitas di Asia dan Afrika akan mampu meningkatkan kualitas pendidikan di negara-negara Asia dan Afrika serta dapat menyatukan dunia Islam. [Saifullah / Ed. Taufiq]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *