Ustadz Kholid : “Wisdom Alumnus”, Standar Lulusan Unida Gontor

Ustadz Kholid : “Wisdom Alumnus”, Standar Lulusan Unida Gontor

Unida Gontor – Setidaknya ada 6 kriteria standarisasi lulusan Universitas Darussalam Gontor. Standarisasi ini kemudian menjadi acuan target bagi mahasiswa Unida. Ustadz Dr. Kholid Muslih, M.A. menyebutnya dengan “Wisdom Alumnus”. 6 kriteria tersebut ialah berbudi tinggi, berpengetahuan luas, berdikari, leadership, terampil dan berbadan sehat.

Tolak ukur berbudi tinggi dapat dilihat dari kualitas aqidah (iman) dan syari’ah (ibadah/spiritual), yang kemudian menghasilkan akhlak yang mulia (al-akhlaqu-l kariimah). Akhlak mulia ini dapat diketahui dengan sifat-sifat seperti bersungguh-sungguh, jujur, disiplin, ramah, ikhlas, bersih dan bekerja keras. Ustadz Kholid kemudian menjabarkan akhlak menjadi empat macam. Yaitu akhlak ma’allah, akhlak ma’an-nafsi, akhlak ma’an-nas, dan akhlak ma’ath-thobii’ah. Akhlak ma’an-nas ini mencakup keluarga, teman, masyarakat, bahkan negara. Sedangkan, akhlak ma’ath-thobii’ah adalah hubungan dengan binatang, tumbuhan dan lingkungan.

Dalam hal ibadah, masing-masing mahasiswa bisa menentukan standar sesuai kemampuannya. Namun, beliau memberikan standar setidaknya ada 5 macam ibadah yang bisa dijadikan acuan yaitu sholat (jama’ah, rawatib, tahajjud dan dhuha’), dzikir (dzikir pagi dan sore), tadarrus Al-Qur’an (khatam setiap bulan), puasa (senin kamis, daud dan ayamu-l bidh) dan yang terakhir ialah zakat/sedekah.

Kemudian, kriteria kedua ialah berpengetahuan luas. Kriteria ini bisa dilihat dari nilai IPK sebagai tolak ukur pemahaman materi kuliah program studinya. Lalu, ditunjang dengan wawasan dan worldview sebagai faktor yang mendukungnya. Ketiga adalah berdikari. Berdikari berarti sudah mampu melakukan manajemen pribadi dengan baik. Seperti dalam manajemen waktu, manjamenen permasalahan dan manajemen kebutuhan.

Kriteria keempat yakni leadership, menunjukan bahwasanya standar lulusan Unida memiliki kemampuan sehingga dipercaya menjadi pemimpin. “Seseorang yang mendapat kepercayaan untuk menjadi pemimpin, berarti sudah memiliki jiwa leadership dalam dirinya”. Demikian Ustadz Kholid menyampaikan. Kriteria selanjutnya ialah terampil. Terampil disini bisa berupa terampil dalam berbahasa dan berpodium. Terampil juga berarti memiliki kemampuan menguasai dengan baik softskill atau bakat yang dimiliki.

Demikianlah standar lulusan mahasiswa Unida Gontor yang disampaikan oleh Ustadz Kholid. Pada sesi akhir, beliau menyampaikan, “disamping itu semua, kita harus tetap berdakwah. Amar ma’ruf nahi munkar.” Materi ini merupakan salah satu materi yang disampaikan oleh Dr. Kholid Muslih, M.A. pada sesi “Menentukan Peta Target Kehidupan” bersama Forum Kajian Mahasiswa (FKM) Lukman Al-Hakim pada Kamis Sore, 14 Maret 2019 di Gedung Pascasarjana Unida Gontor. Liqo’ yang diadakan setiap pekan ini dihadiri oleh seluruh pengurus FKM Lukman Al-Hakim. [fikrul]


Baca Juga:

Khutbah Jumat Muharram: Spirit Hijrah, Semangat Perubahan

Mohon doa, Dosen UNIDA Gontor ini akan terbang ke Inggris untuk Kuliah S3

74 Tahun Indonesia Merdeka : “Apa Arti Kemerdekaan yang Sebenarnya ?”

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *