Khutbah Idul Adha Ustadz Khoirul Umam: “Mentalitas Berqurban Solusi Bangsa”

Khutbah Idul Adha Ustadz Khoirul Umam: “Mentalitas Berqurban Solusi Bangsa”

Halaman ini memuat ringkasan dari Khutbah, untuk teks lengkap, bisa klik di sini: Khutbah Idul Adha Singkat 2018: Tadabbur Makna Qurban


UNIDA Gontor – “Jika jiwa Qurban ini dipahami betul dan menjadi mentalitas bangsa ini, maka Indonesia akan sejahtera dan mensejahterakan. jika pemimpin negeri ini, eksekutif, legislatif, pengusaha dan rakyatnya berfikir apa yang saya beri bukan apa yang saya dapat maka Indonesia akan makmur” demikian ungkap Ustadz Khoirul Umam dalam Khutbah Idul Adha 1439 H di Masjid Jami’ UNIDA Gontor.

Seluruh Civitas Akademika Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor dan masyarakat sekitar kampus menggelar shalat Idul Adha, Rabu (22/8) pagi. Sholat Idul Adha dilaksanakan di Masjid Jami’ UNIDA Gontor. Sholat ‘Ied kali ini diimami oleh Ustadz KH. Dr. Ahmad Hidayatullah Zarkasyi, M.A. Dan Ustadz Khoirul Umam, M. Ec. Sebagai Khotib shalat Idul Adha.

Pada khutbahnya, Ustadz Umam berpesan, agar dihari raya yang mulia ini kita merenung sudah sejauh manakah kedekatan kita kepada Allah Subhanahu Wa Ta’aalaa. Seperti yang dijelaskannya, Idul Qurban adalah hari raya untuk merayakan kedekatan kita kepada Allah Subhanahu Wa Ta’aalaa. “Qurban, dalam bahasa Arab diambil dari kata Qo Ru Ba yang berarti dekat. Maka, apakah kita sudah bisa merayakan kedekatan kita kepada Allah dihari Idul Qurban ini.”

Selain itu, dalam khutbahnya Ustadz Khoirul Umam yang merupakan Direktur Program Kaderisasi Ulama (PKU) Gontor menjelaskan kaitan Ihsan dengan berqurban. “Melakukan perbuatan ihsan, mengharuskan kita memberikan lebih dari apa yang biasa diberikan. Ihsan disini lebih tinggi dari perbuatan adil, karena adil memberi kewajiban kita dan mengambil dari apa yang menjadi hak kita. Namun ihsan lebih dari itu, ihsan memberi lebih dari kewajiban kita, dan kita mengabil lebih sedikit dari hak kita. Itulah makna ihsan dan itulah makna yang kemudian terkandung dalam kata berQurban.” Ungkapnya.

“Perbuatan ini tidak mungkin akan dilakukan kecuali oleh orang-orang yang dekat dengan Allah. Sehingga kedekatan ini kemudian menjadikan orang tersebut selaliu merasa melihat Allah atau dilihat oleh Allah”. Jelasnya.

Usai shalat Idul Adha, kegiatan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan Qurban. Penyembelihan dilakukan di samping dapur umum. Tercatat, jumlah hewan qurban di UNIDA Gontor sendiri terdiri dari sapi 10 ekor, kambing 22 ekor dan domba 100 ekor. Para mahasiswa dan mahasiswi UNIDA  Gontor juga turut dalam mengelola hewan di berbagai daerah dengan total nominal mencapai Rp. 4.407.110.000,- setara dengan 162 ekor sapi, 279 ekor kambing dan 100 ekor domba.[Fikrul/ H. Wafi]

Artikel Terkait Khutbah Idul Adha

Khutbah Idul Adha 2018 / 1438 H, Ust Royyan sampaikan “Berkorban Adalah Ciri Seorang Muslim”

Khutbah Jumat Singkat: Luangkan Waktu untuk Ibumu

Tingkatkan kepedulian sosial, Mahasiswa UNIDA adakan Bakti Sosial jelang Hari Raya Idul Adha

Khutbah Idul Adha 2018: Berkorban adalah ciri seorang muslim

Khutbah Idul Adha 2019: Hikmah dari Sejarah dan Prosesi Idul Adha

6 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *