Ujian Tahfidz, Budaya Baru Mahasiswa UNIDA Gontor

Ujian Tahfidz, Budaya Baru Mahasiswa UNIDA Gontor

Kampus Siman – Untuk pertama kalinya Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor, menyelenggarakan Ujian Tahfidz Al-Qur’an bagi mahasiswanya. Ujian ini diselenggarakan di Gedung Terpadu (18/12). Materi yang diujikan adalah lima surat awal juz 29, yaitu surat Al-Mulk, Al-Qalam, Al-Haaqqah, Al-Ma’arij dan Nuh.

Usamah Abdurrahman, salah satu mahasiswa semester 5 mengapresiasi ujian tahfidz Al-Qur’an ini. Menurutnya, ini merupakan sebuah program yang luar biasa karena menjadikan mahasiswa berusaha untuk menghafal AL-Qur’an. “Untuk itu setiap orang yang terlibat didalamnya, baik mahasiswa maupun penguji diharapkan untuk mendukung program ini,” ujar mahasiswa prodi Hukum Ekonomi Syariah ini.

Beberapa mahasiswa menghafal Al-Qur'an sebelum memasuk ruangan ujian

Beberapa mahasiswa menghafal Al-Qur’an sebelum memasuk ruangan ujian

Sedangkan menurut Tabarokal Roby Rintoko, ujian ini merupakan salah satu upaya kampus untuk menjadikan mahasiswa seorang ulama yang intelek, tidak hanya seorang intelek yang tahu agama. Ujian Tahfidz ini juga membangun budaya baru dan identitas baru. Dengan adanya program ini, diharapkan mahasiswa ketika lulus dari almamater UNIDA Gontor memiliki setidaknya 4 juz hafalan AL-Qur’an. “Ini sebuah program luar biasa karena dilaksanakan tidak hanya di kampus Siman, tapi di seluruh kampus,” ujar mahasiswa prodi Ekonomi Islam.

Namun karena ini pertama kalinya, pasti memiliki beberapa kekurangan. Menurut Reza Sahara, mahasiswa semester 7 ujian ini terkesan mendadak sehingga banyak mahasiswa yang belum siap. Alangkah lebih baiknya, jika sebelum program ini dilaksanakan diselenggarakan terlebih dahulu seminar tentang cara menghafal Al-Qur’an. “Alangkah baiknya juga kalau sebelum ujian diselenggarakan pengarahan terlebih dahulu,” ujar mahasiswa asal Bali ini. (Naufal)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *