Tingkatkan Populasi dan Produksi Jagung, Dosen TIP Terapkan Tanam Lingkar Berjajar Dengan Berbagai Varietas

Tingkatkan Populasi dan Produksi Jagung, Dosen TIP Terapkan Tanam Lingkar Berjajar Dengan Berbagai Varietas

Jagung merupakan komoditas pangan sumber karbohidrat kedua setelah beras, sangat penting untuk ketahanan pangan. Jagung juga berperan penting dalam industri pakan ternak dan industri pangan. Menurut Use Etica, SP.MMA., dosen peneliti prodi TIP berpendapat, dalam kurun lima tahun terakhir, kebutuhan jagung nasional untuk bahan industri pakan, makanan dan minuman meningkat ±10%-15% /tahun.

Pengembangan jagung diarahkan untuk mewujudkan Indonesia menjadi produsen jagung yang tangguh dan mandiri pada tahun 2025 dengan ciri-ciri produksi yang cukup dan efisien, kualitas dan nilai tambah yang berdaya saing, penguasaan pasar yang luas, meluasnya peran stakeholder, serta adanya dukungan pemerintah yang kondusif. Dalam periode 2005-2025, produksi jagung nasional diproyeksikan rata-rata tumbuh sebesar 4,26%.

Kondisi di atas menggambarkan bahwa komoditas jagung mempunyai peluang yang sangat besar untuk dikembangkan melalui agribisnis. Berdasarkan data BPS 2013, produksi rata-rata tanaman jagung di kabupaten Ponorogo sebesar 7,1 ton/Ha, dengan kondisi tersebut masih berpeluang untuk peningkatan produksi tanaman jagung.

Metode tanam melingkarbegitupula permintaan pasar komoditas jagung yang cenderung meningkat dari tahun ke tahun, baik berupa kebutuhan pangan maupun non pangan.  Dengan munculnya permasalahan terhadap penambahan permintaan komoditas yang tidak diimbangi dengan perluasan lahan pertanaman, menjadikan intensifikasi lahan untuk meningkatkan produksi jagung sangat diperlukan. Produksi tanaman jagung dipengaruhi beberapa faktor diantaranya populasi dan benih jagung unggul yang ditanam mempengaruhi produktifitas tanaman.

Penelitian dengan metode tanam lingkar sejajar dari beberapa varietas tanaman jagung yang dilaksanakan mulai tanggal 5 Agustus hingga 30 Nopember 2015 ini dimaksudkan untuk menganalisa pengaruhnya terhadap populasi dan produksi tanaman jagung.

Secara teoritis, untuk mendapatkan hasil yang optimal, maka kerapatan populasi tanaman sangat penting pengaruhnya dalam peningkatan produksi tanaman jagung. Hasil dari penelitian ini dimaksudkan agar dapat digunakan sebagai rekomendasi bagi Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dan petani dalam berusaha tani budidaya tanaman jagung.

Hipotesa yang dapat dikembangkan pada penelitian ini adalah dengan penggunaan cara tanam (modifikasi tanam) dari berbagai varietas yang tepat pada tanaman jagung akan menghasilkan produksi yang tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *