Tim PKM “GLORINS”, Mewakili UNIDA di PIMNAS Ke-31 UNY

Tim PKM “GLORINS”, Mewakili UNIDA di PIMNAS Ke-31 UNY

UNY- 1 dari 4 tim PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) UNIDA Gontor lolos pendanaan DIKTI, berhasil lolos PIMNAS (Pekan Ilmuiah Mahasiswa Nasional) Ke-31 di Universitas Negri Yogyakarta. Tim “GLORINS” yang diketahui Muhamad Iqbal Munir, dengan anggota Sena Fadjar, Badrus Sholeh, Reski Ramadhan dan Agus Hidayat menjadi satu-satunya perwakilan UNIDA, bersanding dengan 440 tim dari 136 Universitas di seluruh Indonesia. Acara tersebut berlangsung selama 5 hari, dimulai pada hari Selasa, 28 September – Sabtu, 1 September 2018.

PIMNAS merupakan ajang tertinggi mahasiswa Indonesia dibawah Kemenristekdikti. Melalui PKM yang dibuka setiap tahunnya, mahasiswa menyusun proposal kemudian diseleksi untuk kemudian dipilih proposal yang layak untuk pendanaan. Pelaksanaan PKM dilakukan selama 4 bulan. Dan selama 4 bulan itulah ditentukan tim yang terbaik untuk maju ke PIMNAS

“Pada tahun ini, jumlah proposal yang masuk sekitar  40.000 proposal, hanya 4000 lolos pendanaan dan 440 lolos PIMNAS. Artinya, dari total proposal yang masuk hanya sekitar 1 % yang lolos ke PIMNAS”, ungakap Mohamad Nasir, Mentri Riset, Teknologi dan Penddikan Tinggi.

Rentetan acara pada hari pertama dan kedua dilakukan dengan pendaftaran ondesk. Kemudian dibuka secara resmi oleh Kemenristekdikti, pada hari Kamis, 30 Agustus 2018. Acara utama adalah presentasi dan pameran poster yang diselenggarakan selama 2 hari dari taggal 30-31 Agustus 2018.

Dalam presentasi, tim PKM UNIDA mendapatkan kelas PKM-K 3 di Gedung FMIPA ruang 302. Dalam 1 kelas terdiri dari 20 tim. Setiap tim mendapat giliran untuk mempresentasikan karyanya dalam waktu 10 menit, dan 15 menit bagi juri untuk bertanya dan peserta menjawabnya.

Pengumuman peraih medali setara emas, perak dan perunggu perkelas disampaikan pada penutupan di GOR UNY, Sabtu, 1 Agustus 2018. Universitas Gajah Mada, berhasil menjadi juara umum pada PIMNAS 31.

“Walaupun belum medapatkan medali, bersyukur sudah bisa mengibarkan bendera UNIDA, diajang terbesar mahasiswa Indonesia. Saya berharap di tahun berikutnya tidak hanya 1 tim yang lolos PIMNAS”, ungkap Iqbal.

“Menurut saya, kualifikasi lolos PIMNAS adalah, program PKM selesai dan memiliki ide baru atau pengembangan dengan latar belakang yang kuat, sedangkan kualifikasi mendapatkan medali adalah ide benar-banar baru, bisa menyelesaikan masalah secara efektif dan efisien, presentasi bagus dan bisa menjawab pertanyaan juri secara tepat dan kompak. Kemudian untuk poster adalah simple, unik serta mudah dibaca”, tambah Iqbal. [iqbal]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *