Studi Akademik, Mahasiswi Prodi Ekonomi Islam Kunjungi KPK

Studi Akademik, Mahasiswi Prodi Ekonomi Islam Kunjungi KPK

JAKARTA – Senin, (7/1) sebanyak 40 mahasiwi semester 4 Program Studi Ekonomi Islam Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor, mengunjungi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta Pusat. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka study academic, dengan didampingi 3 dosen pembimbing.  Gedung yang dulu menjadi kantor utama pemeriksaan KPK, kini menjadi pusat wisata edukasi antikorupsi dan menjadi pilihan tepat untuk belajar mengenai pemberantasan korupsi secara langsung.

Achmad Fajaruddin salah satu Pembimbing kegiatan tersebut mengatakan, kunjungan tersebut untuk berdiskusi mengenai prosedur pemberantasan dan pencegahan korupsi yang dijalankan oleh KPK. Hubungan Ekonomi Islam dan KPK itu sendiri sangat erat, karena tidak dapat dipungkiri tindak korupsi berpengaruh besar terhadap perekonomian Indonesia. Rommy Iman Sulaiman sebagai pembicara dari pihak KPK menerangkan dengan jelas dan rinci beberapa hal yang menyangkut tugas dan wewenang KPK dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.

“Berdasarkan hasil survei TI (Transperency International), CPI (Corruption Preception Index) Indonesia berada di angka 37, berarti Indonesia masih perlu berusaha keras untuk melakukan upaya pencegahan korupsi. Sesuai dengan UU No. 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, ada 30 jenis tindak pidana korupsi yang dikelompokkan menjadi 7 poin, diantaranya: kerugian keuangan negara, suap-menyuap, gratifikasi, penggelapan dalam jabatan, pemerasan, perbuatan curang, dan konflik kepentingan dalam pengadaan”, jelas Rommy.

Korupsi harus dipandang sebagai kejahatan luar biasa (extra ordinary crime) yang oleh karena itu memerlukan upaya luar biasa pula untuk memberantasnya. Upaya tersebut terdiri dari dua bagian besar yaitu penindakan dan pencegahan -tidak akan berhasil optimal jika hanya dilakukan oleh pemerintah saja tanpa melibatkan dunia pendidikan- maka pemerintah telah mengesahkan pendidikan antikorupsi disemua jenjang pendidikan. Usai kunjungan ini, KPK menginginkan mahasisiwi UNIDA Gontor khususnya Prodi Ekonomi Islam dapat menanamkan nilai-nilai penolakan tindakan korupsi dan penanaman sikap jujur. Kita sebagai generasi penerus bangsa diharapkan mampu mencapai visi Indonesia 2045 “Indonesia yang Sejahtera Antikorupsi”. [Fina Salsa & Nadia Hunaifah]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *