Seminar Nasional Pemikiran dan Peradaban Islam di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Peserta program kaderisasi ulama UNIDA Gontor memulai da’wahnya dengan mengadakan seminar di Univeritas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Jum’at (22/1)pagi. Acara yang dihadiri oleh kurang lebih 100 peserta yang terdiri dari dosen dan mahasiswa UMY yang dimulai pada pukul 08.30. Dan dihadiri oleh dosen pembimbing Ustadz Khoirul Uman, M,Ec dan Ustadz Fuad M Zein, M.Ud.

Acara seminar ini disambut dengan hangat oleh presiden mahasiswa UMY “Zainuddin Arsyad“ Beliau mengatakan bahwa mahasiswa dan para pemuda islam di Indonesia tidak boleh tinggal diam dalam berdakwah, pemuda tidak boleh berada di titik tenang,tapi harus di titik perang (perang islamisasi,perang pemikiran dll).

Tampil sebagai pembicara tema pertama Ustadz Al-Hafidz Nasution dengan tema “Abdullah Bin Saba’ :fiktif atau nyata. Materi ini dijelaskan secara sistematis, ia menjelaskan bahwa, Abdullah Bin Saba’ adalah orang yahudi yang menyatakan keislamannya di Yaman dan pindah ke Madianah untuk mengumpulkan data kelemahan islam dan membentuk kekuatan di Syam. Dan yang menyatakan ke fiktifannya adalah ulama kontemporer. Dengan kesimpulan dia bukan tokoh yang fiktif namun, nyata keberadaannya.

Tema kedua disampaikan oleh Ustadz Rifa’I tentang konsep kebenaran dalam islam. Ia menjelaskan, munculnya pandangan bahwa kebenaran agama itu absolut dan pemikiran agama adalah realitis,dengan kita sepakat bahwa kebenran mutlak milik tuhan. Al-haqq sebagai teori kebenaran mengacu kepada sesuatu yang real dan yang benar seperti dalam Al-qur’an Q.S (2:60).

Tema yang ketiga disampaikan oleh Ustadz M.Dicky Musyoddiq tentang konsep adab dan kaitannya dengan pendidikan. Dalam pemaparannya, bahwa adab adalah sopan satun yang kita kenal selama ini. Tapi dalam konsep islam adab adalah orang yang bertauhid,beriman dan syariah. Orang yang beradab adalah orang yang mengakui tuhannya, nabinya, menghormati ulama dan mencari ilmu. Islam juga tidak lupa dengan Pendidikan (TA’DIB) membentuk manusia yang baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *