Sampaikan Nilai Perjuangan kepada Mahasiswa, Berikut Tips Metode yang Efektif dari Ustadz Khoirul Umam

Dalam pertemuan dosen dan tenaga kependidikan UNIDA Gontor yang diinisiasi oleh BAUK, Sabtu (24/08/2019), Dekan FEM dan Direktur PKU Gontor, Ustadz Khoirul Umam, M.Ec menyampaikan beberapa metode efektif untuk menanamkan nilai perjuangan kepada mahasiswa. Berikut poin penting yang berhasil dicatat al-Ustadz M. Shohibul Mujtaba:

Banyak kisah perjuangan di UNIDA Gontor yang sama-sama kita alami dan kita dengarkan ceritanya dari para Ustadz kita. Pengalaman pribadi dan cerita itulah yang menguatkan kita semua untuk tetap istiqamah memilih UNIDA sebagai ladang perjuangan. InshaAllah, kita semua akan ditulis oleh malaikat sebagai salah satu pejuang dalam barisan UNIDA Gontor.

Penyampaian kebenaran harus dilakukan berkali-kali, jangan pernah bosan. Mengapa? Supaya menjadi ingatan di alam bawah sadar.

Jangan dekati anak-anak kita dengan hal-hal yang sifatnya materiil. Tapi harus kita dekati mereka dengan nilai-nilai. Misal: jika ada anak yang teledor, kita katakan kepada ybs:

“Kita berbuat di sini dalam rangka berjuang lillah, kenapa antum kok perjungannya setengah-setengah? Orang yang mengaku berbuat ikhlas karena Allah tidak mungkin setengah-setengah.”

Jangan sampai kita katakan kepada mahasiswa kita, “Kamu kan sudah dibayar sekian, kerja yang benar dong!” Ungkapan ini pasti akan sangat menyakitkan bagi mahasiswa yang di sini sudah ditanamkan jiwa keikhlasan.

Dalam perjuangan di UNIDA ini, kita biasa mengalami hal-hal yang rumit dalam kerja tim, baik tim dalam skala kecil ataupun dalam skala besar. Salah satu saran Dr. Khoirul umam, kita dekati tim kerja dengan pendekatan perjuangan dan dengan mengingatkan dari jauh-jauh hari dan dilakukan secara berkala (berkali-kali).

Visualisasikanlah pahala yang Allah akan berikan kepada Anda yang tulus berbuat karena Allah! Karena hal itulah yang akan menjadi motivasi terbesar kita, para pejuang.

Doakan mahasiswa, sekuat-kuatnya, sesering-seringnya, dalam waktu-waktu mustajab. Insha Allah kalau kita ikhlas mendoakan mahasiswa kita, kami yakin mereka akan berhasil dalam bidangnya masing-masing. Yakinlah bahwa Alah tidak tidur, Allah Maha mendengarkan doa hamba-Nya.

Reporter: Muhammad Shohibul Mujtaba, M.Ag.
Editor: Muhammad Faqih Nidzom, M.Ag.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *