Program Pascasarjana UNIDA Gontor Terima 31 Mahasiswa/i Baru

Program Pascasarjana UNIDA Gontor Terima 31 Mahasiswa/i Baru

Setelah melewati seleksi dalam bentuk interview pada Jum‘at (29/7) lalu, Sebanyak 31 calon mahasiswa/i baru telah diterima di Program Pascasarjana Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor untuk Tahun Ajaran 1437–1438. Selain terdiri dari Sarjana S1 UNIDA Gontor, tercatat dua orang calon mahasiswa lulusan Al-Ahgaff University Yaman yang lolos seleksi dan diterima menjadi mahasiswa Program Pascasarjana UNIDA Gontor. Tiga orang lagi diketahui berasal dari universitas berbeda, yaitu Sekolah Tinggi Agama Islam Sepakat Segenap (STAISES) Aceh Tenggara, Universitas Indraprasta (Unindra) PGRI Jakarta, dan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Tulungagung.

Dalam seleksi penerimaan mahasiswa Program Pascasarjana UNIDA Gontor, kemampuan berbahasa Arab sangat ditekankan, baik aktif maupun pasif.

“Selain kapasitas di bidang akademis, kemampuan berbahasa Arab memang menjadi syarat utama untuk diterima menjadi mahasiswa atau mahasiswi Program Pascasarjana di UNIDA Gontor. Sebab, sebagian besar materi kuliah disampaikan dengan bahasa Arab. Bahkan, penulisan tesis pun diwajibkan menggunakan bahasa Arab atau Inggris,” ungkap Indra Ari Fajari selaku panitia penerimaan mahasiswa/i Program Pascasarjana UNIDA Gontor.

Mahasiswa/i baru yang mendapat kesempatan mengikuti Program Pascasarjana di UNIDA Gontor tersebut terbagi ke dalam dua program studi (Prodi). Sebanyak 19 orang di antaranya terdaftar di Prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA), sedangkan sisanya, 12 orang, terdaftar sebagai mahasiswa/i Prodi Ilmu Aqidah.

Sebagaimana penuturan Indra, pada Senin mendatang, 8 Agustus 2016, perkuliahan untuk Program Pascasarjana akan dibuka secara resmi, bertempat di Hall CIOS UNIDA Gontor. Pembukaan kegiatan perkuliahan tersebut dijadwalkan mulai pukul 07.30 WIB, diikuti pembukaan Program Kaderisasi Ulama (PKU) X.

Perlu diketahui, menurut pengakuan Indra, para peserta PKU sengaja diikutsertakan dalam pembukaan kegiatan perkuliahan Program Pascasarjana UNIDA Gontor. “Mereka memang sengaja kami ikutkan pada acara pembukaan perkuliahan pascasarjana karena program yang berlangsung selama enam bulan tersebut terhitung satu semester Program Pascasarjana di sini,” jelas Indra.

Indra menambahkan, hal ini berlaku jika mereka memutuskan untuk melanjutkan kuliah pascasarjananya di UNIDA Gontor. “Tentunya, mereka harus diuji terlebih dahulu saat interview. Jika memenuhi syarat, mereka bisa langsung menjadi mahasiswa semester ke-2 Program Pascasarjana. Artinya, mereka tinggal menyelesaikan tiga semester lagi plus menulis tesis untuk mendapatkan gelar master,” tutur Indra, mengakhiri penjelasannya. shah wa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *