Prof Amal: Kriteria Kita Berbeda

Prof Amal: Kriteria Kita Berbeda

“Kita adalah sebuah universitas yang memiliki kriteria dan kualifikasi yang tersendiri, yang berbeda dengan perguruan tinggi lainnya.” Demikian disampaikan oleh Al-Ustadz Prof Dr Amal Fathullah Zarkasyi, MA., rektor Universitas Darussalam Gontor (UNIDA Gontor) dalam upacara pembukaan tahun akademik 1440-1441, Sabtu (15/6).

Sebagaimana diketahui, sistem pendidikan perguruan tinggi di UNIDA Gontor memungkinkan terintegrasinya sistem pesantren dan sistem universitas. Sehingga, di UNIDA Gontor, mahasiswa bukan sekedar kuliah sambil mondok, ataupun nyantri sambil kuliah; namun UNIDA Gontor adalah sebuah universitas pesantren dimana seorang mahasiswa adalah seorang mahasiswa santri Gontor.

Prof Amal: Kriteria kita berbeda

Keunikan sistem itulah yang membuat kriteria dan kualifikasi UNIDA Gontor berbeda dari perguruan tinggi lainnya.

Al-Ustadz Dr Hamid Fahmy Zarkasyi, Wakil Rektor I, dalam pengarahannya menyampaikan, “Di UNIDA Gontor, seluruh mahasiswa bukan hanya memiliki IPK (Indeks Prestasi Kumulatif), namun juga memiliki IPKs (Indeks Prestasi Kesantrian).”

Niat Menggebu-gebu untuk Belajar

“Mengawali perjalanan baru, maka niat harus menggebu-gebu untuk berprestasi dan belajar,” ucap Ustadz Hamid memotivasi.

“Jika kalian serius, maka semuanya akan menjadi ringan,” papar Ustadz Hamid.

“Di UNIDA Gontor, kalian tinggal seasrama dengan banyak orang. Kalian berinteraksi dalam kegiatan kampus dengan banyak teman lintas program studi.

“Hal tersebut tentu berbeda dengan seseorang yang kuliah di sebuah perguruan tinggi, lalu tinggal di kos-kosan dengan 2 atau 3 teman, lalu saat dia ke kampus hanya bertemu dengan teman se-prodi.

“Maka di UNIDA Gontor kalian dapat belajar bersosialisasi, saling toleransi, serta menumbuhkan saling percaya. Itulah pelajaran hidup,” ucap Ustadz Hamid.

Beliau menegaskan bahwa itu semua akan menjadi modal hidup, karena modal hidup yang sejati adalah mental. “Dan itulah bentuk pendidikan kepemimpinan yang diajarkan oleh Gontor.”

Upacara kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Dr Setiawan bin Lahuri, Wakil Rektor II.

Dalam kesempatan setelah acara, Dr Abdul Hafidz Zaid Wakil Rektor III dan sekaligus Kepala Lembaga Bahasa menyampaikan rasa syukur dan optimismenya akan meningkatnya kualitas bahasa Arab dan Inggris di UNIDA Gontor pada tahun akademik ini.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pengabsenan disiplin bagi seluruh mahasiswa santri lama serta ujian masuk tulis bagi calon mahasiswa. [Teks: Taufiq / Foto: Zaky]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *