Prof. Amal: “Jadilah sarjana yang pejuang dan pejuang yang sarjana!”

Prof. Amal: “Jadilah sarjana yang pejuang dan pejuang yang sarjana!”

UNIDA Gontor – Selasa, 9 Juli 2019. Dalam rangka mempersiapkan alumni yang siap berkiprah di masyarakat Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor menggelar pembekalan bagi calon wisudawati kampus putri.

Selain dihadiri dan dibuka oleh Rektor Universitas Darussalam Gontor, Prof. Dr. Amal Fathullah Zarkasyi, MA. Acara ini juga dihadiri Dekan Kulliyyatul Banat, Dr. Nurhadi Ihsan, M.I.R.K.H.

Dalam sambutan pembukanya Dr. Nurhadi Ihsan menyampaikan tujuan dari Pendidikan di Universitas Darussalam Gontor. “disini ilmu bukanlah untuk ilmu, tapi ilmu untuk amal. Kalian adalah sarjana yang ustadzah, dan ustadzah yang sarjana.” Terangnya.

Sedangkan Prof. Amal Fathullah Zarkasyi dalam awal sambutannya menyampaikan kesyukuran yang tinggi atas terselenggaranya acara ini. “Kami sangat bersyukur, kami menanam, kami mendidik, sekarang tinggal mengetam dan memanen. Maka jangan sampai kena wereng. Semoga khusnul khotimah moral dan akademis.”

Beliau menceritakan pengalaman Gontor dengan para lulusannya. “Dulu ada yang meragukan berkumpulnya bermacam alumni di Gontor. Ada yang alumni Barat, Madinah, Mesir dsb. ditakutkan akan perang ide. Tapi itu tidak terjadi. Alhamdulillah sekarang banyak juga alumni ISID dan Unida yang mengajar disini.”sambungnya.

Kepada para calon sarjana beliau menegaskan pentingnya sarjana yang memiliki jiwa perjuangan. “Jadilah sarjana yang pejuang dan pejuang yang sarjana.” Beliau menceritakan pengalaman ketika menerima Dr. Zakir Naik. “Pada saat Dr. Zakir Naik berkunjung ke Unida, kebetulan keran air kamar beliau macet. Kemudian beliau diarahkan untuk pindah kamar namun menolak. Beliau mengatakan, “kalau kita pergi kita bukan pejuang, hanya karena air macet saja kita mengeluh.” Ceritanya.

Kegiatan Mu’askar merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun guna membekali para calon wisudawati sebelum menjalani wisuda. Tahun ini Mu’askar diikuti oleh 51 calon wisudawati, dengan rincian dari program studi Gizi 25 orang, Farmasi 21 orang dan 5 dari Program studi lainnya. Acara ini berlangsung mulai selasa, 9 Juli hingga Ahad 14 Juli 2019.

Di akhir sambutannya Prof.Amal mewanti-wanti agar menjaga identitas diri sebagai sarjana Universitas Darussalam Gontor. “apa gunanya kita sarjana tapi sekuler. Kita punya shibghoh sendiri. Islamic worldview.” [Hifni]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *