Prodi Ilmu Komunikasi Berperan Aktif Dalam Semiloka ASPIKOM

Prodi Ilmu Komunikasi Berperan Aktif Dalam Semiloka ASPIKOM

Prodi Ilmu Komunikasi dibawah naungan Fakultas Humaniora adalah prodi baru dalam Universitas Darussalam Gontor, untuk itu banyak hal yang perlu dilakukan untuk menjadikan prodi ini sebagai prodi yang mampu bersaing dengan prodi ilmu komunikasi di Indonesia. Keikutsertaan Prodi Ilmu Komunikasi sebagai peserta dalam Semiloka “ASPIKOM Menuju Sertifikasi Profesi Komunikasi” yang diwakili oleh Ibu Novi Ratriningtyas, M.I.Kom dan ibu Nurhana Marantika, M.A. merupakan langkah awal agar prodi ini diketahui dan dikenal keberadaannya. Semiloka yang diadakan pada tanggal 3 s/d 4 September 2015 di Hotel Burza Yogyakarta tersebut diselenggarakan oleh ASPIKOM (Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi) dengan menghadirkan pembicara Muslim Basya, M.B.A (Direktur LSP PRI), Irmulan Sati T., M.Si (Pengelola TUK MUB Jakarta), Dr. Atwar Bajari (Ketua ASPIKOM), Aswad Ishak, M.Si. (Litbang ASPIKOM).

Acara yang diikuti oleh kurang lebih 20 universitas tersebut bertujuan untuk menentukan kebijakan ASPIKOM tentang LSP dan TUK: Strategi, perencanaan implementasi, koordinasi dan sinergi. Kegiatan semiloka ini sangat bermanfaat bagi Prodi Ilmu Komunikasi mengingat di dalam Prodi Ilmu Komunikasi terdapat konsentrasi Public Relations (PR). Keikutsertaan / keterlibatan Prodi Ilmu Komunikasi dalam semiloka ini, lagi-lagi merupakan langkah awal yang strategis dalam rangka mewujudkan sumber daya komunikasi khususnya di bidang PR yang profesional. Konsentrasi PR yang ada dalam Prodi Ilmu Komunikasi UNIDA ini agaknya menjadi konsentrasi strategis kedepannya.

Dalam rangka menghadapi MEA, kedepan ijazah S1 saja tidak cukup untuk melamar pekerjaan, dibutuhkan sertifikat yang menyatakan bahwa mahasiswa lulusan S1 benar-benar berkompeten di bidangnya. Untuk itu perlu adanya sebuah lembaga resmi yang berwenang untuk mengeluarkan sertifikat tersebut. Kegiatan semiloka ini merupakan kegiatan lanjutan yang kami ikuti beberapa waktu lalu di Hotel Swiss Belin, Malang.

Dari kegiatan semiloka jilid II ini kami memperoleh informasi bahwa saat ini di Indonesia khususnya dibidang komunikasi telah ada 6 (enam) SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia) salah satunya adalah KEHUMASAN (Public Relations). Bertolak dari SKKNI inilah maka LSP PRI (Lembaga Sertifikasi Profesi Public Relations Indonesia) terbentuk. Dari sekian sektor komunikasi yang telah ber-SKKNI baru PR yang telah terbentuk LSP-nya.

Semiloka yang diadakan oleh ASPIKOM dalam rangka membentuk LSP PR bertujuan tidak lain adalah untuk membuat kesepakatan terkait dengan pembentukan LSP 1 dan TUK (Tempat Uji Kompetensi). UNIDA adalah satu-satunya universitas dari wilayah Madiun yang turut berpartisipasi dalam semiloka tersebut. Ini adalah kesempatan bagi UNIDA khususnya Prodi Ilmu komunikasi yang memiliki konsentrasi PR untuk ambil bagian dalam pendirian LSP dan TUK di wilayah Madiun. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *