PKU VIII Hadir di Malang dan Tapal Kuda

PKU VIII Hadir di Malang dan Tapal Kuda

MALANG–Setelah sukses menggelar workshop di Surabaya selama lima hari, sejak Selasa (10/2) hingga Sabtu (14/2) lalu, rombongan peserta Program Kaderisasi Ulama (PKU) VIII Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor bergerak ke dua daerah berbeda. Sebanyak 23 peserta PKU tahun ini dibagi menjadi dua kelompok. Tujuh orang diutus menggelar workshop di daerah Tapal Kuda, meliputi Jember dan Bondowoso. Sedangkan sisanya bergerak menuju Malang.

Rombongan PKU tiba di Malang pada Ahad (15/2) pagi. Mereka disambut di Pondok Pesantren Al-Hikam milik K.H. Hasyim Muzadi, salah satu alumni Gontor yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada periode 1999–2010. Di sinilah para peserta PKU disediakan tempat menginap untuk lima hari ke depan.

Pada hari itu juga, mereka langsung menggelar workshop setelah bersilaturahim dengan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hikam. Workshop perdana di Kota Malang ini digelar di Pondok Pesantren Ar-Rohmah Putri. Pembicaranya adalah Saiful Anwar dengan materi berjudul “Problem Pendidikan Keluarga Berwawasan Gender (PKBG)”.

Malam harinya, workshop dilanjutkan di Pondok Pesantren Al-Hikam dengan tema umum tentang pluralisme. Acara dihadiri seluruh mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Ma‘had Aly (STAIMA) Al-Hikam. Tiga pembicara dari PKU VIII yang dihadirkan adalah Irwan Haryono, Abdul Wahid, dan A. Khaerurrozikin. Secara bergantian, ketiganya membahas permasalahan pluralisme yang berkembang di Indonesia hingga saat ini.

Sementara itu, rombongan PKU VIII yang berangkat ke daerah Tapal Kuda disambut di Pondok Pesantren Al-Ishlah Bondowoso pada hari yang sama. Mereka menggelar workshop di sini setelah mengadakan silaturahim dengan pengasuh pondok. Pada kesempatan ini, dua peserta PKU VIII, Ayub dan Hasbi Arijal, bersanding menyampaikan dua materi berbeda. Ayub membawakan pembahasan berjudul “Problem Penyimpangan Orientasi Seksual”, sedangkan Hasbi menyampaikan materi tentang “Problem Konsep Monoteisme dalam Agama-agama Semit”.

Pada waktu yang sama, dua peserta PKU VIII lainnya yang tergabung dalam rombongan ke Tapal Kuda menggelar workshop di tempat lain, yaitu di Pondok Pesantren Darul Istiqomah Bondowoso. Pematerinya adalah Haryanto dan Zuhdi Abdillah. Materi yang dibawakan Haryanto berjudul “Konsep Tuhan Nietzsche dan Pengaruhnya terhadap Pemikiran Liberal”, sedangkan Zuhdi membahas tentang “Kritik terhadap Pemikiran Homoseksual Irshad Manji”.

Kehadiran PKU di Malang dan Tapal Kuda benar-benar disambut jadwal workshop yang padat. Demikian pula pada hari-hari berikutnya, kedatangan mereka telah dinantikan pondok pesantren lainnya, baik di Malang maupun di daerah Tapal Kuda. Tidak hanya pondok-pondok pesantren, beberapa perguruan tinggi di kedua daerah tersebut juga telah menunggu kehadiran PKU VIII.*elk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *