PKU IX Gontor Adakan Seminar Peradaban Islam di Universitas Negeri Yogyakarta

PKU IX Gontor Adakan Seminar Peradaban Islam di Universitas Negeri Yogyakarta

Ulama pada dasarnya adalah salah satu ciri khas dari agama islam yang berdakwah untuk menujukkan pada yang benar, selain itu ulama adalah salah satu warisan dari nabi dan untuk itu kita di tuntut untuk memainkan peran para nabi. Dalam hal ini kita para calon ulama’ berperan untuk menyampaikan ilmu pengetahuan, agama, dan memperbaiki ahlak seluruh umat islam untuk menghadapi permasalahan umat islam seluruhnya.

Pada kesempatan seminar di Universitas Negeri Yogyakarta ini, Ust. Harda Armayanto,M.A selaku pembimbing progam kaderisasi ulama’ (PKU) Universitas Darussalam Gontor (UNIDA),dan juga dihadiri oleh ketua MIUMI Yogyakarta, al Ustadz Ridwan Hamidi, Lc.,M.P.I turut ikut serta dalam membentuk ulama’ yang intelek dan berkualitas. Workshop yang di lakukan dengan model berdikusi, diisi oleh tiga pemateri PKU Universitas Darussalam Gontor. Acara seminar dibuka langsung oleh wakil jajaran reKtor Universitas Negeri Yogyakarta.

Pemateri pertama disampaikan oleh Ust. M.Dicky Musyoddiq Dengan tema konsep adab dan kaitannya dengan pendidikan. Beliau menjelaskan, bahwa adab adalah sopan satun yang kita kenal selama ini. Tapi dalam konsep islam adab adalah orang yang bertauhid,beriman dan syariah. Orang yang beradab adalah orang yang mengakui tuhannya, nabinya, menghormati ulama dan mencari ilmu. Islam juga tidak lupa dengan Pendidikan (TA’DIB) membentuk manusia yang baik.

Tema kedua disampaikan oleh Ust. Hifdzil Haq Dengan tema pendidikan akhlak berbasis ukhuwah. Beliau menjelaskan dengan rinci, bahwa definisi ukhuwah itu saling berserikat antara dua orang yang bersaudara kandung atau sesusuan seperti yang udah di jelaskan dalam al-qur’an Al-Hujurat ayat 10. Ukhwah bertujuan bahwa utuk mempertegas bahwa muslim yang satu dan yang lainnya itu sama. Metode menumbuhkan akhlak dan ukhuwah islamiyah: pengarahan dan nasehat (mentranformasikan nilai yang baik kepada siswa), pelatihan dan pembiasaan, pengawalan dan perhatian intensif, uswah hasanah. Dengan ini beliau menyimpulkan bahwa menanamkan ukhuwah kepada anak itu muda dengan hal yang di atas tadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *