PKU Gontor Adakan Seminar di INSISTS

PKU Gontor Adakan Seminar di INSISTS

Jakarta Sabtu (30/01).  Progam Kaderisaasi Ulama (PKU) tiba di Instute For The Study Of Islamic Though And Covilizations (INSISTS) yang merupakan lembaga yang membahas tentang kajian pemikiran  peradaban islam di Indonesia dengan keanggotaan kaum intelektual pemuda. Sebelum acra dimulai Dr. Hamid Fahmy Zarkyasi M.A yang  merupakan  keynote speaker memberikan pemahaman tentang persoalan yang di  hadapi ketika Progam Kaderisasi Ulama (PKU) UNIDA menghadapi  permasalahan-permasalahan yang membingungkan dan menjerumuskan.

Setelah memberikan penjelasan, acara dibuka oleh Dr. Hamid Fahmy Zarkyasi M.A dengan memberikan penjelasan kepada hadirin terkait dengan  progam kaderisasi ulama UNIDA gontor, dan memberikaan penjelasan terkait dengan tema yang akan di bahas oleh tiga pemateri PKU UNIDA. Di kesempaatan saaat ini yang kurag lebih dari 50 peserta acara dibuka dengan resmi dilanjutan pembahasan oleh setiap pemateri.

Di ruang yang Insya Allah dirahmati ini terdapat tiga pemateri, yang pertama akan di sampaikan M Syaifurrasyidin membahas Problem Argumen Legalitas LGBT, menrangkaan tentang LGBT ini  yang memberikan pemaparan tentang nikah sesama jenis yang kemudian di akui di 23 negara di dunia salah satunya negara Amerika Serikat. Bukan hanya dikalangan seumur orang dewasa akan tetapi, dikalangan anak-anak sudah terjangkit masalah tersebut dengan adanya  komik-komik seputar LGBT.

Kedua Wandi Bustami L.c lulusan Univesitas Al-Azhar Kairo yang membehas tentang konsep, Konsep Aqidah Al-Raj’ah Syi’ah. Dalam hal ini pembicara menerangkan Al-Raj’ah yaitu  kebangkitan sekelompok manusia ke dunia bersama Imam Mahdi dan kemudian hidup dalam beberapa hari  guna untuk membalas dendam ke pada kaum syi’ah sebelum hari  kiamat.

Ust Ahmad Reza Hutama Al-Faruqi yang merupakan pembicara ke tiga akan membahas tentang Kritik Konsep Takfir Shi’ah Itsna Asyariah dalam hal ini beliau meneraankan tentang rukun shi’ah yang dia antaranya adalah Allah SWT, keadilan, kenabiaan, imamah, dan al-ma’ad. Ini yang merupakan pedoman umat shi’ah yang  diyakininya. Dalam pemmaparann  tadi bahwa  shi’ah sebenarya hanya kefanatikan terhadap imamahnya dan konsep takfir masih dalam problematik hanya mengkafirkan di  luar shi’ah saja.

Acara yang akhiri memlui season tanya jawab membari pamahaman lebih dalam dan harapan kami semoga acara ini  membawa keberkahan dan menjadi ilmu pengatahuan dan mengerti terkait  dengan permasalahan-permasalah yang saat ini  beredar di kalangan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *