Peringatan 19 Maret di Universitas Darussalam Gontor Berlangsung Khidmat.

Peringatan 19 Maret di Universitas Darussalam Gontor Berlangsung Khidmat.

UNIDA Gontor – Peristiwa 19 Maret 1967 merupakan peristiwa bersejarah bagi Gontor yang diperingati agar tidak terjadi lagi. Peristiwa 51 tahun silam itu adalah peristiwa yang menjadi catatan sejarah penting bagi Pondok Modern Darussalam Gontor yang darinya terdapat berbagai pelajaran untuk kemajuan pondok.

Peringatan 19 Maret di UNIDA Gontor ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 21 Maret 2020 bertempat di Hall Utama Gedung Terpadu Lantai 4. Acara ini diikuti oleh seluruh keluarga besar Universitas Darussalam Gontor. Tujuan dari peringatan peristiwa ini ialah supaya tidak terjadi lagi. Begitulah yang disampaikan langsung oleh Al-Ustadz Prof. Dr. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A.

Setelah peristiwa itu, Pengurus Pusat IKPM Gontor mengadakan Musyawarah Paripurna skala Nasional di Yogjakarta pada 14 Mei 1967. Rapat tersebut menghasilkan beberapa maklumat diantaranya, mengajak umat Islam untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan mempererat persatuan, demi kejayaan umat Islam.

Selain PERSEMAR yang terjadi di Pondok. Dulu, ada juga kisah kelam yang terjadi di Universitas Darussalam Gontor ketika masih bernama ISID. Peristiwa tersebut dinamai Rabu Kelabu. Menanggapi peristiwa tersebut, Pimpinan Pondok dan Bapak Rektor memutuskan untuk meliburkan dan memulangkan semua mahasiswa selama 3 bulan. Kemudian, memanggil kembali mahasiswa yang memenuhi persyaratan untuk melanjutkan pendidikan.

Dengan adanya peringat ini, semoga bisa menjadi kaca perbandingan untuk seluruh civitas akademika UNIDA Gontor, agar tidak ada lagi orang yang berpikir untuk melakukan hal yang sama dikemudian hari. [pen:Jahhid Fitrah Alamsyah/Ed:Muhamad Fikrul Umam & Taufiq Affandi]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *