Universitas Darussalam Gontor

UNIDA Gontor – Pada semester genap kali ini Zona Al-Qur’an Universitas Darussalam Gontor mengadakan acara Orientasi Zona Al-Qur’an, baik bagi seluruh anggota Zona Al-Qur’an, pengurusnya, maupun muhafidznya pada hari Jum’at (20/11/2020) di Hall CIOS UNIDA Gontor.

Dalam acara ini dihadiri oleh Al-Ustadz Dr. Muhammad Kholid Muslih, M.A selaku Direktur Markaz Qur’an dan Ahmad Fawwaf santri kelas 1 intensif KMI Gontor yang berkenan sebagai pembicara. Dalam acara kali ini dibagi menjadi 2 sesi. Sesi yang pertama diisi oleh Ahmad Fawwaz yang dimoderatori oleh Al-Ustadz Muhammad Sohibul Mujtaba, M.Ag dengan tema “Jalan Hidup Seorang Hafidz Al-Qur’an”. Dalam sesi pertama ini Ahmad Fawwaz menjelaskan beberapa poin penting dalam menghafal Al-Qur’an seperti, untuk menjadi baik itu harus dipaksakan, kemudian orangtua adalah faktor terpenting dalam proses menghafal, harus memiliki target yang kuat lalu kita harus selalu ingat bahwasannya Allah Subhana wa Ta’ala maha mengetahui apa yang terbaik untuk kita.

Al-Ustadz Dr. Muhammad Kholid Muslih, M.A., memberikan penghargaan kepada Ahmad Fawwaz al-hafidz

Disesi kedua ini diisi oleh Al-Ustadz Dr. Muhammad Kholid Muslih, M.A dengan judul “Memperbaharui Niat Sebagai Penghafal Al-Qur’an”. Dalam sesi ini Al-Ustadz Dr. Muhammad Kholid Muslih, M.A menyampaikan beberapa pesan dan nasehat yaitu tentang rahmat, yang mana jikalau kita mendapatkan rahmat ini maka semuanya sudah terpenuhi. Seperti do’anya Nabi Ya’qub yang diberikan ujian oleh Allah Subhana Wa Ta’ala dengan sebuah penyakit yang tidak bisa sembuh selama bertahun-tahun dan diabadikan didalam Al-Qur’an yaitu:

(وأيّوب إذ نادى ربه أنّى مسّني الضّرّ و أنت أرحم الرّاحمين” ( الأنبياء:83

Disini nabi Ya’qub tidak menyebutkan apa yang beliau butuhkan, akan tetapi beliau menyebutkan nama dan sifat Allah. “Maka alat untuk mendapatkan rahmat ini adalah Al-Qur’an, yang mana Al-Qur’an ini merupakan نور (cahaya) sebagai penerang hidup kemudian sebagai إمام (menunjukan jalan kebenaran) dan هدى (hidayah) kumpulan dari semuanya” tutur beliau.

“اللهم ارحمنا بالقرآن واجعله لنا إماما و نورا وهدا ورحمة”

Diakhir acara beliau berpesan kepada seluruh anggota Zona Al-Qur’an, mudabbirnya dan muhafidznya agar dalam proses mencapai tujuan itu harus memiliki niat, target, motivasi, perencanaan, pelaksanaan, konsistensi, evaluasi, dan kembali kepada niat awal karena Allah Subhana Wa Ta’ala. Jikalau salah satu proses ini belum terlaksana maka proses selanjutnya pun tidak akan terlaksana. Beliau berharap agar kita semua selalu menyibukan diri dalam membaca, mentadaburi, menghafal, memuraja’ah Al-Qur’an dan diberikan rahmat oleh Allah Subhana Wa Ta’ala agar segala tujuan kita semua itu tercapai. (Hasan Al Mubarok Sidiq)

Ahmad Kali Akbar

Ahmad Kali Akbar

Leave a Reply