Menikmati Perpustakaan Di Kota Leipzig Jerman

Menikmati Perpustakaan Di Kota Leipzig Jerman

Artikel ini ditulis oleh Alif Cahya Setiyadi, Dosen Universitas Darussalam Gontor yang saat ini menempuh S3 di Leipzig University, Jerman


Perumpamaan sebuah perpustakaan bagi perguruan tinggi dan masyarakat adalah ibarat jantung yang mengalirkan darah-darah segar ilmu pengetahuan keseluruh bagian tubuh untuk selanjutnya dipraktekkan. Untuk itu, perpustakaan menjadi sebagai salah satu pusat kegiatan bagi mahasiswa yang sedang menimba ilmu.

Setiap proses pendidikan yang dilaluinya secara keseluruhan tidak akan terlepas dari perpustakaan. Pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, inovasi, bahkan rekayasa ilmu pengetahuan adalah kegiatan-kegiatan penimba ilmu yang berkaitan langsung dengan perpustakaan. Seperti halnya masyarakat ilmiah, masyarakat secara umum juga sangat membutuhkan perpustakaan untuk mengupgrade informasi dan pengetahuannya.

Perpustakaan Universitas Leipzig

Sebagai pemegang fungsi edukasi dan informasi bagi masyarakat ilmiah secara khusus dan masyarakat pada umumnya, perpustakaan telah mendapatkan perhatian yang optimal dari pemerintah kota Leipzig. Setiap perguruan tinggi memiliki beberapa perpustakaan yang dapat menunjang proses pendidikan.

Disamping itu, pemerintah kota Leipzig juga membangun perpustakaan yang terbuka untuk umum, bahkan tidak hanya dipusat kota tetapi juga di kota-kota administratif kecil dibawah pemerintahan kota. Sehingga jumlah perpustakaan yang terdapat di kota Leipzig terbilang banyak untuk sebuah kota dengan penduduk sekitar 600.000 orang yaitu 34 perpustakaan. Perpustakaan daerah dan perpustakaan universitas mendominasi jumlah perpustakaan yaitu 18 perpustakaan daerah dan 11 perpustakaan universitas.

Jumlah perpustakaan yang terdapat di kota Leipzig terbilang banyak untuk sebuah kota dengan penduduk sekitar 600.000 orang yaitu 34 perpustakaan

Perpustakaan daerah termasuk kategori municipal libraries tersebar hampir disemua kota administrasi di kota Leipzig. Sama halnya dengan perpustakaan universitas (the university library) tersebar hampir disetiap perguruan tinggi di Leipzig, mulai dari perpustakaan fakultas Kedokteran hingga perpustakaan khusus music.

Selain itu juga terdapat perpustakaan nasional Jerman (Deutchland National Bibliothek) yang memiliki koleksi lengkap terbitan tentang Jerman dan bahasa Jerman mulai dari tahun 1913 sampai sekarang. Untuk rujukan informasi dan edukasi tentang lingkungan, masyarakat disiapkan perpustakaan khusus untuk media lingkungan yaitu the environmental library. Di perpustakaan ini, kita dapat mengakses informasi tentang lingkungan secara online dan berkesempatan untuk bisa berkonsultasi dan belajar tentang lingkungan.

Area bagi anak dan remaja di salah satu perpustakaan di kota Leipzig

Kota Leipzig juga memiliki kelebihan dan keunikan dalam hal perpustakaan, diantaranya adalah perpustakaanCentral Library of Geography yang merupakan perpustakaan terbesar tentang geografi di Jerman. Perpustakaan ini memiliki koleksi buku-buku dan jurnal-jurnal tentang geografi manusia, geografi fisik, perencanaan tata ruang, sejarah kota, dan kartografi. Jadi apabila menginginkan untuk belajar geografi, maka tempat ini sangat direkomendasikan untuk dikunjungi.

Perpustakaan lain yang dirasa unik adalah perpustakaan khusus untuk tuna netra yang ingin membaca dan mengembangkan ilmu pengetahuannya. Adalah perpustakaan The central Library for the Blind (DZB) yang menyediakan beraneka ragam informasi dan buku-buku bagi mereka yang memiliki keterbatasan dalam melihat. Buku-buku dengan menggunakan braille dan audio untuk buku-buku, jurnal-jurnal, musik, relif, dan sebagainya diproduksi dan disiapkan di sini. Kesemua produk tersebut dapat dibeli ataupun dipinjam dari perpustakaan ini.

Leipzig University Library

Keseluruhan perpustakaan di kota Leipzig memiliki kelebihan-kelebihan dari berbagai aspek, diantaranya adalah jumlah dan keberagamaan koleksi yang dimiliki, kemudahan akses bagi seluruh pengunjung baik secara langsung maupun secara online, dan fasilitas-fasilitas lain yang serba modern dan memanjakan pengunjung. Pengunjung perpustakaan dapat dengan mudah melakukan konsultasi, booking, peminjaman, pembayaran denda, hingga penggadaan buku yang tidak dimiliki perpustakaan dan dibutuhkan oleh pengunjung. Sistem website perpustakaan universitas terintegrasi antara satu sama yang lain sehingga memudahkan pengunjung untuk mengakses semua universitas dalam satu laman website, begitu juga dengan perpustakaan daerah dan sebagainya.

Sistem website perpustakaan universitas terintegrasi antara satu sama yang lain sehingga memudahkan pengunjung untuk mengakses semua universitas dalam satu laman website

Perpustakaan juga dilengkapi dengan fasilitas yang sangat memadai dan modern mulai dari computer, ruang baca, katalogisasi, dan lain sebagainya. Bagi pengunjung yang membawa anak kecil ataupun yang sedang menempuh program Ph.D diberikan akses untuk menggunakan ruang baca sendiri yang dikhususkan bagi mereka. Terdapat fasilitas yang sangat menarik bagi pengunjung yang menghendaki ruangan khusus membaca ataupun ruangan khusus untuk sekedar tidur ataupun beristirahat. Pengunjung dapat melakukan pemesanan secara online. Di dalam ruangan khusus membaca yang kita sewa dalam durasi jam tersebut kita memiliki kebebasan untuk membaca dengan tenang tanpa ada siapapun disekitar kita. Sedangkan ruang istirahat adalah ruangan dengan kursi ataupun dipan untuk istirahat dimana kita hanya beristirahat selama jam yang kita sewa.

Disamping itu masih banyak kemudahan lain yang kita dapatkan ketika mengakses perpustakaan di kota di mana Angela Merkel, Perdana Menteri Jerman saat ini menghabiskan masa-masa perkuliahannya dahulu. Kemudahan untuk mendaftarkan diri sebagai anggota juga didapat oleh setiap pengunjung perpustakaan. Registrasi bisa dilakukan secara online kapanpun dan dimanapun. Hal tersebut didukung oleh keberadaan perpustakaan yang tidak jauh dari pusat-pusat transportasi dan waktu buka perpustakaan yang cukup panjang. Dalam satu minggu penuh perpustakaan melayani akses pengunjung sesuai dengan jam buka perpustakaan. Ada beberapa perpustakaan yang buka 24 jam dalam sehari. Siapa yang tidak merasa nyaman berada didalam perpustakaan yang lengkap secara fasilitas, nyaman, dan yang pasti unlimited internet access.

Alif Cahya Setiyadi

Leipzig, 12 Februari 2020

Penulis, Alif Cahya Setiyadi, saat mengunjungi Martin Luther King University Halle, Jerman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *