Mahasiswa UNIDA Gontor Gelar Pemilihan Ketua DEMA Periode 1439-1440 H

Mahasiswa UNIDA Gontor Gelar Pemilihan Ketua DEMA Periode 1439-1440 H

UNIDA Gontor – Siap dipimpin dan siap memimpin. Itulah kira-kira kalimat yang paling tepat dalam pola kaderisasi kepemimpinan yang ada di Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor Ponorogo. Di UNIDA Gontor, kehidupan mahasiswa santri selama 24 jam berada dalam lingkungan akademis yang islami dan diwarnai dengan pola kepemimpinan yang berjiwa pesantren, serta dibarengi oleh nilai-nilai pondok yang berbudi tinggi, berbadan sehat, berpengetahuan luas serta berpikiran bebas yang positif yang dilandasi nilai-nilai ukhuwwah dan persaudaraan yang erat. Di sisi lain, keaktifan dalam berorganisasi juga menjadi acuan dalam kehidupan mahasiswa. Pola kehidupan ini kemudian menjadikan para mahasiswa, ketika sarjana nanti, mampu mendidik masyarakat, agar bisa menciptakan peradaban yang Islami dan berlandaskan nilai-nilai kepesantrenan.

Dalam rangka melanjutkan estafet kepemimpinan presiden Dewan Mahasiswa (DEMA) UNIDA yang sebelumnya dipimpin oleh Saudara Bawazier, Farid dan Meichio, panitia Suksesi Dewan Mahasiswa UNIDA Gontor yang terdiri dari jajaran semester 3 pada senin malam, 12/11/17 bertempat di Hall Gedung Utama Lt4 mengadakan pemilihan umum (Pemilu) dan penghitungan suara. Dalam agenda ini, adalah bentuk dari pembentukan kaderisas kepemimpinan yang ada di UNIDA, khususnya dalam ranah kemahasiswan yang dalam hal ini dipimpin oleh Dewan Mahasiswa.

Acara pertama dibuka oleh Ust. Hasib Amrullah M.Ud, yang di mana beliau beliau optimis dengan diadakan acara seperti ini, dalam rangka membawa angin segar dan perubahan bagi keberlanjutan kehidupan organisasi mahasiswa UNIDA. Beliau juga menyampaikan tetang urgensi dari penyelenggaraan acara ini. “Sepenting pun acara, akan menjadi sangat penting apabila kita menganggap itu penting. Inilah usaha yang harus kita usahakan agar bisa berhasil. Gontor memberikan kita media untuk menanam apa saja dalam hidup kita. Tidak akan tumbuh benih itu menjadi tanaman, apabila kita tidak menunainya dan ada wadahnya. Dalam hal ini, Kiai itu mempunyai benih, sehingga membutuhkan media yaitu para santri dan mahasantri agar tumbuh mejadi tanaman-tanaman dan bibit unggul di hati para santri-santrinya. Kita ingat nilai kyai kita. Selamat melihat dan menikmati pembacaan dari kertas pemilihan yang sudah kita pilih”. Demikian sambutan dari Ust. Hasib Amrullah.

Diakhir, setelah mengadakan pemilihan dan penghitungan suara, suara terbanyak jatuh pada calon pasangan nomor 1, yaitu Koalisi UNIDA Berdasi. Mereka adalah saudara Muzaeni Arif, Muh. Hazwan dan Dwiky Zenith. Suara mereka lebih mayoritas dan mendominasi koalisi Simponi, yang diisi oleh Saudara Dirga Nusantara, Arif Ikhsanuddin dan Shofwan. Diharapkan, dalam acara ini mampu membangkitkan keterlibatan mahasiswa dalam keorganisasian, dan menjadi keorganisasian DEMA yang lebih baik dari sebelumnya. Rencananya, pelantikan dan serah terima amanat dari pengurus lama ke pengurus baru akan dilaksanakan pada awal semester genap 2018. [ Akbar Rahmadi ]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *