Universitas Darussalam Gontor

Al-Ustadz Dr. KH. Abdullah Syukri Zarkasyi, M.A Rahimahullah

Sukses merupakan tujuan hidup dari setiap manusia. Banyak jalan untuk menuju kesuksesan, namun tidak semua orang mau untuk menempuh jalan-jalan tersebut yang merupakan kunci untuk membuka pintu kesuksesan. Al-Ustadz Dr. KH. Abdullah Syukri Zarkasyi, M.A Rahimahullah menyampaikan beberapa kunci kesuksesan hidup dalam bukunya yang berjudul “Bekal Untuk Pemimpin” sebagai berikut:

  1. Berpikir Keras
    Berpikir keras tentunya berkaitan dengan kemauan keras. Semakin kuat kemauan seseorang maka kekuatan tersebut akan menunjang fikirannya agar terus berfikir lebih kreatif untuk menggapai berbagai macam prestasi. Inilah kunci dasar untuk meraih kesuksesan dalam bidang kehidupan apa saja. Berfikir keras berarti berfikir aktif, dinamis, selalu mencari inisiatif-inisiatif baru untuk mewujudkan sebuah terobosan baru dalam hidupnya. Tentunya terobosan tersebut dapat memberi manfaat bagi dirinya dan bagi orang disekitarnya.

    “Tipe orang yang menunggu minta dikasih tahu, minta dilayani tidak akan mungkin bisa berfikir keras, karena mereka ini pasif”. Kata Al-Ustadz Dr. KH. Abdullah Syukri Zarkasyi, M.A Rahimahullah  dalam buku yang beliau tulis.
  2. Bekerja Keras

Selain dengan berfikir keras, bekerja keras juga tak kalah penting dari yang lain. Kesuksesan tidak akan bisa dicapai dengan hanya berangan-angan, oleh karena itu bekerja keras perlu untuk dilakukan dalam mewujudkan cita-cita hidup yang dimiliki setiap orang.

  • Bersabar Keras

Tahukah kita bahwa orang yang bersabar adalah orang yang paling kuat, karena bersabar merupakan pertahanan akhir yang paling kokoh dikala cobaan menerpa seseorang dalam menjalani kehidupan didunia ini. Ketika seorang pemimpin mendapatkan sebuah gesekan dari berbagai pihak maka dendam bukan solusi yang baik dalam menghadapi gesekan tersebut, karena dendam dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain, maka kekuatan dalam bersabar sangan dibutuhkan dalam memimpin diri sendiri ataupun orang lain.

  • Berdo’a Keras

Berdo’a keras berarti melakukan pendekatan kepada Allah dengan berbagai wirid, dzikir, tahajjud dan puasa kita. Berdo’a keras berarti juga berdo’a sepenuh hati, memohon kepada Allah untuk diberi kekuatan menghadapi berbagai kesulitan dan tantangan. Do’a tanpa usaha adalah omong kosong dan usaha tanpa do’a merupakan kesombongan nyata yang harus kita hindari.

Itulah kunci kesuksesan yang kami kutip melalui buku yang berjudul “Bekal Untuk Pemimpin” karya Al-Ustadz Dr. KH. Abdullah Syukri Zarkasyi, M.A Rahimahullah, Semoga hal ini dapat menambah wawasan serta menjadi bekal untuk kita semua dalam menjalani hidup yang penuh dengan berbagai macam tantangan, aamiin. (Karumiadri/Ed. Adrian Rizky Pratama) 

Adrian

Adrian

Leave a Replay