KH. Hasan Abdullah Sahal Buka Pagelaran Apresiasi Seni Mahasiswa “Spectacular Show Al Hambra Night”

KH. Hasan Abdullah Sahal Buka Pagelaran Apresiasi Seni Mahasiswa “Spectacular Show Al Hambra Night”

UNIDA Gontor – Kamis, 16 Agustus 2018 merupakan puncak akhir rentetan kegiatan Pekan Perkenalan Khutbatu-l-Arys’ di Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor. Kegiatan PKA ini ditutup dengan pagelaran Apresiasi Seni Mahasiswa “Spectacular Show Al Hambra Night” yang digelar pada pukul 19.45 s/d 00.00 bertempat di depan Gedung Utama.

Dalam sambutannya Rektor UNIDA Gontor Prof. Dr. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A. menyampaikan banyak nilai pendidikan dalam kegiatan yang ada di UNIDA Gontor salah satunya adalah acara Al Hambra Night. “Kita melihat bahwa di UNIDA ini pendidikan adalah bersifat holistik, pendidikan jasmaniah, ruhaniah, faniyah dan pendidikan aqliyah semua dilakukan di UNIDA ini. Oleh karena itu malam hari ini merupakan pendidikan faniyah, pendidikan kesenian. Yang mana kita harapkan seluruh civitas akademika UNIDA Gontor bisa berpartisipasi dalam acara ini.”

Penampilan dari Persatuan Silat Mahasiswa UNIDA (PERSIMADA) dalam acara Al-Hambra Night

“Selanjutnya kita tidak bisa berjalan sendiri, namun kolaborasi dan kontribusi dari sekian pihak dalam rangka mensukseskan acara ini perlu diacungkan jempol. Selanjutnya kami mengharapkan dengan adanya acara ini dapat menambah semangat mahasiswa di kampus UNIDA Gontor ini.” Harapannya di hadapan dosen dan mahasiswa/i yang hadir.

Malam Apreseasi Seni Mahasiswa “Spectacular Show Al Hambra Night” dibuka secara resmi oleh Presiden UNIDA Gontor KH. Hasan Abdullah Sahal, dengan mengucap “bismillahirahmanirrahim” dan dilanjutkan dengan tabuhan dram sebagai simbolis dibukanya acara.

Pada kesempatan itu, KH Hasan sapaan akrab beliau menyampaikan pentingnya melaksanakan khutbatu-l-Arsy bagi lembaga pendidikan terkhusus pondok pesantren yang berkiblat ke Gontor. “Adalah salah satu keunggulan, kelebihan dan kebutuhan lembaga pendidikan khususnya Pondok Pesantren ala Pondok Modern Darussalam Gontor diadakannya Khutbatu-l-Arysi.”

“Adanya Khutbatu-l-Arsy menunjukan arah pendidikan, jangan sampai arahnya bebas sehingga kosong dari nilai-nilai kehidupan. Karena ilmu adalah salah satu dari unsur-unsur kehidupan bukan satu-satunya, maka adanya Khutbatu-l-Arsy dan pentas seni adalah termasuk pendidikan guna menanamkan nilai-nilai estetika kepada yang ada di dalam pondok pesantren, kita bersyukur sekali acara ini diadakan.” Tegasnya.

Harapan besar Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor dari UNIDA Gontor akan lahir insinyur, dokter, psikologi, psikiater santri. “Insya Allah nanti akan banyak insinyur-insinyur yang santri, dokter-dokter yang santri, ibu-ibu psikologi, psikiater yang muslimah tidak mustahil! Saya yakin tidak mustahil! Dan waktu itu saya tidak tau masih di mana, di alam ini atau di alam lain. Tetapi cita-cita itu ada, tidak menutup kemungkninan cita-cita kita semua terwujud. Karena kita akan mendidik anak-anak kita menjadi mundzirul kaum, dari derajat yang serendah-rendahnya sampai ke derajat yang setinggi-tingginya” KH. Hasan menutup sambutannya. [H. Wafi / Ed.Indra]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *