Universitas Darussalam Gontor

Keutamaan Do'a Setelah Membaca Al-Quran

Pada kesempatan jum’at pagi (28/02/20), Bapak Wakil Rektor III
Universitas Darussalam Gontor (UNIDA) Gontor Al-Ustadz Dr. Abdul Hafidz Zaid, M.A. dengan didampingi oleh Direktorat Islamisasi UNIDA Gontor Al-Ustadz Dr. M. Kholid Muslih, Lc., M.A. secara resmi membuka ujian tahfidz mahasiswa aktif UNIDA Gontor Kampus Siman. Dalam acara pembukaan tahfidz ini, Al-Ustadz Dr. Abdul Hafidz Zaid memberikan beberapa point penting dalam sambutan beliau mengenai keutamaan dan hikmah bagi setiap dari kita yang membaca dan menghafalkan Al-Quran serta membaca do’a khatmu al-quran sesudahnya. Berikut penjelasan beliau pada setiap penggalan do’anya :

اَللّهُمَّ ارْحَمْنِىْ بِالْقُرْأَنِ وَاجْعَلْهُ لِى إِمَامًا وَ نُـوْرًا وَ هُدًى وَرَحْـمَةً. اَللّهُمَّ ذَكِّرْنِىْ مِنْهُ مَا نَسِـْيتُ وَعَلِّمْنِي مِنْهُ مَا جَهِلْتُ وَاْرزُقْنِى تِلَاوَتَهُ أَنَاءَ الَّليْلِ وَ أَطْرَافَ النَّهَارِ وَاجْعَلْهُ لِى حُجَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِـْينَ

  • Allahummarhamnii bi Al-Quran
    Akan datang kepada kita ummat islam sebuah rahmat dari Allah SWT bagi barangsiapa saja yang melantunkan Al-Quran, menghafalkanya dan mengamalkanya. Yang membaca dengan baik, yang membaca dengan segala ketulusan pula niscaya akan mendapat Rahmat dari Allah SWT. Rahmat Allah amat luas jenis dan ragamnya, salah satunya adalah diberikannya kepada kita ketenangan hati dari segala masalah yang tengah kita hadapi.
  • Waj’alhu Lii Imaaman wa Nuuron wa Hudan wa Rahmatan
    Hingga akhir hayat kita Al-Quran akan menjadi imam atau pedoman kita dalam menempuh hidup, membimbing kita kepada kebaikan dan memberikan jalan yang lurus nan benar menuju agama Allah SWT dan kepada surga-Nya yang telah dijanjikan.
    Al-Quran juga merupakan sumber dari cahaya, hidayah serta rahmat dari Allah SWT. Maka dari itu sebuah karunia yang sangat mulia bagi para ulama, telah membuat do’a ini penuh dengan harapan dan permohonan ampun kepada Allah SWT Sang Maha Pemberi segala nikmat kepada setiap makhluk ciptaanNya.
  • Allahumma Dzakirnii minhu maa Nasiitu wa ‘Alimnii minhu maa Jahiltu
    Dengan usaha yang telah kita upayakan dalam membaca dan menghafalkan Al-Quran, tidak cukup untuk membuat kita dapat selalu ingat dan faham akan segala hal yang termaktub pada Al-Quran. Kita harus memanjatkan do’a pula demi mendapatkan fadhilah antara kedua itu. Maka dalam bacaan do’a yang telah ada, dapat diartikan “Ya Allah ingatkanlah apa yang kami lupa darinya (Al-Quran), dan ajarkanlah kami apa yang tidak kami ketahui darinya”. Dan demi segala kesulitan dan kesukaran yang tengah kita alami, kita memohon pertolongan kepada Allah SWT .
  • Warzuqnii Tilaawatahu Anaa a Al-Laili wa Athroofa An-Nahaar
    Tidak sedikit dari kita dapat membaca Al-Quran di malam hari atau sore hari secara rutin, maka tepatlah kita membaca do’a ini untuk selalu mendapatkan rezeki dari Allah SWT berupa disempatkannya kita untuk istiqomah dalam membaca dan menghafalkan Al-Quran.
  • Waj’al lii hujjatan Ya Rabbal ‘Alamiin
    Maka dengan adanya Al-Quran sebagai pedoman hidup kita ini, mari kita jadikan kesempatan untuk mengamalkan dan mentadaburinya, sekaligus menjadi sarana untuk menyadarkan masyarakat bangsa akan pentingnya membaca Al-Quran dan mengahafalkannya. Semoga Al-Quran datang menjadi sebuah syafaat dan alasan utama kita dalam menggapai ridho-Nya. Amiin Yaa Musiiba As-Saailiin. (Zukhrufi)

Disampaikan oleh Al-Ustadz Dr. Abdul Hafidz Zaid, M.A.
Jum’at, 4 Rajab 1441/ 28 Februari 2020 pada
Pembukaan Ujian Tahfidz di Gedung Terpadu Lt. 1Universitas Darussalam Gontor

Zukhrufi Izza

Zukhrufi Izza

Leave a Replay