Kesan Prof. Dr. Imam Suprayogo terhadap Alm. Dr. Dihyatun Masqon dan Gontor

Kesan Prof. Dr. Imam Suprayogo terhadap Alm. Dr. Dihyatun Masqon dan Gontor

“Salah satu Dosen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang mesti menemui saya sebelum atau sesudah ngajar adalah Dr. Dihyatun Masqon, dan dari kejauhan wajahnya sudah sumringah sekali ketika hendak bertemu saya”, tutur Dr. Imam Suprayogo ketika sedang melayat kerumah duka di kampus UNIDA Gontor, Selasa (6/3).

Selain itu pemegang rekor MURI untuk konsistensi menulis setiap hari di blog tiga tahun tanpa jeda ini menuturkan kesannya terhadap Gontor. “ Bulan September lalu saya ke Jepang kemudian bertemu dengan seorang pakar Communtity Development, tanpa disangka putranya sedang menempuh pendidikan short course di UNIDA Gontor mendalami Bahasa Arab dan Ushuluddin , yaitu Yuzi. Ini artinya Gontor  sudah dikenal dunia.

Ia juga merasa terbantu oleh para alumni Gontor yang menjadi dosen dan berjuang bersamanya dari yang dulu STAIN sekarang menjadi UIN. “Perjuangan menghidupkan tradisi Bahasa Arab dan Bahasa Inggris dari dulu hingga saat ini diwarnai oleh alumni Gontor yang kurang lebih 20 orang menjadi pengajar disana, tanpa mereka, kiranya tradisi itu tidak akan ada seperti saat ini”, begitu tutur tokoh yang cukup terkenal dengan ide-ide pembaharuan dalam keilmuwan umat Islam.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *