Gubernur NTB, TGB Zainul Majdi: “Dengan Khazanah Kearifan & Keilmuan UNIDA Gontor, Kalian Kelak Akan Mengisi Kepemimpinan di Negeri Ini”

Gubernur NTB, TGB Zainul Majdi: “Dengan Khazanah Kearifan & Keilmuan UNIDA Gontor, Kalian Kelak Akan Mengisi Kepemimpinan di Negeri Ini”

UNIDA Gontor – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB. Dr. KH. Muhammad Zainul Majdi, M.A., menyampaikan kuliah umum di hadapan mahasiswa Universitas Darussalam UNIDA) Gontor, Sabtu (9/9) siang. Kuliah umum yang bertajuk “Peran Dan Strategi Politik Dalam Mewujudkan Kemandirian Perekonomian Bangsa Indonesia Dalam Perspektif Islam”. Acara ini dimoderatori oleh Khoirul Umam, M.Ec. Dekan Fakultas Ekonomi & Manajemen.

TGB Zainul Majdi sapaan akrab gubernur NTB ini menceritakan pengalamannya sebagai gubernur, strategi dan langkah dalam berpolitik, selain itu harapan besar pula tertuju kepada mahasiswa yang ada di hadapannya “latihlah diri dan kemampuan untuk berjalan di jalur yang tidak mudah (politik), Insyaallah dengan khazanah kearifan dan keilmuan yang ada di Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor ini, adik-adik para mahasiswa dan mahasiswi yang sekarang sedang belajar, pada waktunya akan mengisi ruang-ruang pemimpin yang ada di Negeri ini, masukilah ruang-ruang itu dengan nilai-nilai yang kita miliki”

Para Fungsionaris UNIDA Gontor berpose bersama TGB Dr. KH. Muhammad Zainul Majdi, M.A., usai acara

Wakil Rektor I UNIDA Gontor Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.Ed., M.Phil., dalam sambutannya menyampaikan  ucapan selamat datang kepada TGB Zainul Majdi “Alhamdulillah, beliau adalah keluarga kita sendiri, suatu kesempatan yang sangat berharga, kita kedatangan tamu yang sangat luar biasa, meskipun berada ditimur namun nama beliau terdengar di seluruh Indonesia. Beliau akan memberikan pengalamannya dalam situasi yang kita perlukan, khususnya dalam situasi politik yang nampaknya sangat tidak menguntungkan umat Islam saat ini”

Kunjungan TGB Zainul Majdi ke UNIDA Gontor, bertujuan untuk silaturahim dengan Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A. M.Phil, kekaguman Gubernur NTB ini akan tulisan-tulisan karya beliau terpuaskan setelah bertemu denganya langsung. Selain itu, beliau sangat senang karena dapat  bertemu dengan teman-teman seperjuangannya saat belajar di Mesir kala itu bersama Dr. Abdul Hafidz Zaid, M.A., Dr. Setiawan Lahuri, M.A., dan Farid Sulistyo, Lc.

TGB Zainul Majdi, dalam kuliah umumnya mengatakan menurut al Mawardi dalam Kitab Adab ad Dunya wa ad Din enam hal yang diperlukan agar negara, bangsa, masyarkat dan individu-individu yang ada didalamnya bisa hidup dengan baik, masyarakatnya bisa maju dan individu-individunya bisa mencapai kualitas ke khalifahan yang memang menjadi amanah kita sebagai hamba Allah: pertama, dinun muttaba’un, agama yang diikuti aturannya. Kedua, sulthanun qahirun, kekuasaan yang efektif, ketiga ‘adlun syamilun, keadilan yang merata. keempat amnun’am, keamanan umum yang terjamin, yang semuanya dapat merasakan keamanan. kelima khishbun daar, kesuburan yang konstan, menghasilkan serta merata dan keenam amalun fasihun, mempunyai obsesi yang baik atau cita-cita yang tinggi.

Dari keenam hal ini secara urut saling berkaitan dan mempengaruhi. Apa yang telah ditulis oleh al Mawardi dalam kitab Adab ad Dunya wa ad Din dapat disimpulkan bahwa politik itu penting. Sangat disayangkan ada distorsi pengertian politik, sebagian banyak ummat Islam menjauhi politik. Hanya sebagai penonton saja bukan sebagai pelaku, inilah yang harus kita jawab. Demikian penjelasannya TGB Zainul Majdi.

Di akhir acara Wakil Rektor I Dr Hamid memberikan kenang-kenangan berupa cinderamata kepada TGB Zainul Majdi, sebaliknya gubernur NTB ini pun menyerahkan kenang-kenangan cinderamata dari daerahnya. Usai penyerahan kenang-kenangan seluruh dosen dan fungsionaris UNIDA Gontor mengadakan perfotoan bersama. [hibah al-wafi]

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *