Berbagai tantangan umat Islam di masa lalu, saat ini dan masa mendatang dalam semua bidang kehidupan memerlukan jawaban-jawaban yang merujuk pada fondasi agama Isalam. Fondasi agama Islam yang paling penting dan mendasar adalah konsep teologinya yang berdasarkan pada prinsip Tauhid. Bahkan tauhid tiddak hanya menjadi landasan teologi Islam, tapi juga menjadi landasan ontologi, kosmologi dan epistemologinya. Kajian bagi bidang-bidang itu dimulai dari fakultas Ushuluddin. Hal ini menunjukan betapa pentingngya eksistensi fakultas ini bagi peengkajian ilmu-ilmu keislaman yang lain dan bahkan terhadap agama lain. Meski kajian teologi Islam umumnya merujuk npada referensi klasik, namun-karena ia diperlukan untuk menjawab tantangan kontemporer fakultas ini menawarkan mata kuliah yang merujuk kepada pemikiran klasik dan modern. Para mahasiswa tidak hanya mempelajari pemikiran Islam ulama era awal Islam tapi juga pemikiran ulama kontemporer. Dengasn penguasaan pondasi ilmu dalam Islam, diharapkan mahasiswa dapat mengembangkan ilmu pengetahuan dan peradaban Islam secara simultan. Fakultas yang berdiri bersamaan dengan Institut ini yaitu tahun 1963, mempunyai misi melahirkan ulama sejati yang memiliki otoritas dalam bidangnya, mampu menjawab tantangan umat Islam

Fungsionaris Fakultas Ushuluddin                                    

Dekan Fakultas                                                 : Syamsul Hadi Untung, M.A., MLS.

Wakil Dekan                                                        : Dr. M. Badrun Syahir, M.A.

Ka. Program Studi Ilmu Aqidah                      : Ismail Budi Prasetyo, S.Ag.

Ka. Program Studi Perbandingan Agama      : M. Adib Fuadi Nuriz, M.Phil.

Ka. Program Studi Ilmu Alquran dan Tafsir : Asif Trisnani, M.A.