Fakultas Sains dan Teknologi UNIDA Melakukan Kerjasama dengan Jepang Dibidang Halal & Organic Food

Fakultas Sains dan Teknologi UNIDA Melakukan Kerjasama dengan Jepang Dibidang Halal & Organic Food

UNIDA Gontor – Makanan organik semakin diminati oleh masyarakat modern. Alasan yang paling mendasar adalah kesehatan makanan yang lebih terjamin, bebas dari bahan kimia, serta kandungan nutrisinya yang lebih tinggi. Tak terkecuali di negeri sakura, Jepang. Masyarakat negeri yang menjunjung tinggi moral ini, gemar memakan makanan organik.

Sejumlah 53.000 penduduk Indonesia tinggal di Jepang. “Di Jepang sangat sulit kita jumpai makanan halal. Orang Indonesia harus berhati-hati dalam memilih makanan di Jepang, walaupun tidak ada tulisan “mengandung daging babi”, akan tetapi bisa saja makanan itu ada babinya. Kebanyakan masyarakat Indonesia yang khawatir akan hal itu lebih baik makan sayuran atau ikan. Sama juga dengan restoran, produk halalnya sangat minim”, ungkap Masatsugi Kawasaki, CEO PT. Elok Trading Japan LLC.

Melalui kerjasama antara Fakultas Sains dan Teknologi yang menggandeng kelompok petani Organik di Ponorogo, diharapkan mampu menyuplai makanan halal dan organik lebih banyak lagi sehingga bisa memenuhi kebutuhan makanan masyarakat Indonesia yang mayoritas muslim di Jepang.

Diskusi Tentang Halal & Organik Food di Jepang
Diskusi Tentang Halal & Organik Food di Jepang

Kerja sama ini di buka dengan sarasehan di Kampung Organik Ponorogo, U.D. Dwi Saputra dan Kuliah Umum Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Darussalam Gontor keesokan harinya pada hari Selasa, 16 Januari 2018 di Hall Shiroh lantai 2.

Dalam sambutanya pada kuliah umum, Al-Ustadz Dwi Rifianto, S.H., M.MA., mengatakan bahwa, nilai tambah dan daya saing adalah tantangan bisnis pada saat ini, kedua hal ini menjadi personal quality. Ketika memiliki nilai tambah maka dia mengetahui kelebihan diri sendiri.  Makanan halal dan organik, menjadi nilai tambah tersendiri. Dan sebenarnya konsep halal dan thoyib ada di dalam Al-qur’an

 

PT. Elok Trading Japan LLC, merupakan bergerak dibidang pemasokan makanan halal dan organik dari Indonesia untuk kebutuhan masyarakat Indonesia yang tinggal di Jepang. Saat ini telah memiliki jumlah pelanggan tetap sebanyak 700 orang laki-laki, dan 400 wanita. Produk yang diimpor dari Indonesia antara lain dry food, fresh food, frozen food, kosmetik dan obat-obatan. Strategi pemasaran yang dilakukan adalah melai sosial media, website, seminar, dan pamlet dibeberapa Airport di Jepang.

Darlyn Farashani dan Matsugu Kawasaki adalah pasangan suami istri pendiri perusahaan ini. Berdiri 3 tahun yang lalu, akan tetapi telah ada sejak 2009 dengan bentuk yang lebih sederhana. Ide ini dimulai dari kesadaran Masatsugi Kawasaki yang telah mengucapkan dua kalimat syahadat setelah menikah dengan Darlyn. Ketaatan Khoirul Anam(nama mualaf), kepada agama mengantarkannya memulai bisnis ini, untuk memenuhi kebutuhan keluarga, akan tetapi dengan melihat peluang yang ada, ternyata Allah SWT memberikan pintu rizki bagi kedua pasangan ini.

Selain melakukan kerjasama dibidang Halal and Organic food dengan Fakultas Sains dan Teknologi, mereka juga memberi kesempatan kepada para dosen dan mahasiswa untuk bekerja sama dalam bidang akademik. Hal ini disambut hangat oleh seluruh dosen dan mahasiswa.[Iqbal]

 

Leave a Comment