Ekonomi Islam, Pondasi Pembangunan Bangsa

Ekonomi Islam, Pondasi Pembangunan Bangsa

Banyuwangi – Forum Silaturahmi Studi Ekonomi Islam (FoSSEI) merupakan organisasi Nasional Mahasiswa yang memiliki tujuan utama yaitu membumikan ajaran islam dalam bidang ekonomi yang berbasis syariah. Dengan bermotokan ukhuwah, ilmiah dan dakwah, FoSSEI wilayah Jawa Timur mengadakan Musyawarah Regional (Mureg) di Institut Agama Islam Darussalam (IAID) Banuwangi, Kamis (10/08) sampai Sabtu (12/08). Kegiatan tahunan ini di hadiri oleh seluruh peserta dari Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) setiap kampus di Jawa Timur, termasuk KSEI UNIDA pun ikut andil meramaikan acara yang bertajuk Ekonomi Islam Sebagai Pondasi Pembangunan Perekonomian Pedesaan di Indonesia”.

Musyawarah kerja Regional FoSSEI Jatim Merupakan sebuah agenda yang dimana menentukan agenda selanjutnya yang akan diadakan oleh Regional Jawa Timur. Ketua Regional beserta Badan Pengurus Harian secara tidak langsung berkontribusi besar dalam acara tersebut agar dapat berjalan dengan lancar. Acara ini dibuka dengan Dialog Interaktif yang disampaikan oleh Bupati  Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, S.Pd., S.S., M. Si.. Beliau menyampaikan untuk selalu menghidupi kegiatan perekonomian yang ada di Indonesia dan harapannya agar dapat mendongkrak perekonomian yang sakit pada negara kita ini Indonesia. Selain itu beliau juga menawarkan aneka ragam tempat destinasi pariwisata yang menarik dan bisa di kunjungi oleh seluruh masayarakat di Dunia yang ada di Banyuwangi.

Agenda selanjutnya diisi dengan sarasehan Fossei dan perkenalan BPH Regional tahun 2016-2017 yang di ketuai oleh Akhi Taufiqurrahman dari Ksei Cies Universitas Brawijaya Malang. Tujuanaya adalah untuk mengetahui jumlah KSEI yang aktif dan KSEI peninjau se-jatim serta memperkenalkan BPH FoSSEI Jatim yang selama kurang lebih satu tahun membawa dan mengurus Regional Jatim. Setelah itu dilanjutkan dengan pemilihan ketua sidang Mureg yang akan memastikan sidang berjalan lancar sesuai tata tertib musyawarah yang sudah ditentukan sebelumnya. Kegiatan Mureg ini diikuti oleh seluruh Peserta dan juga Panitia acara karena musyawarah ini yang akan menentukan bagaimana Kegiatan Regional selanjutnya dapat berjalan dengan baik.

Setelah selesainya musyawarah acara dilanjutkan dengan Laporan Pertanggungjawaban dari BPH lama yang dibawakan oleh Hengky Kusmarakandi dari KSEI HIMAESYA, Universitas Airlangga. Kemudian diteruskan dengan Pemilihan Ketua baru FoSSEI Regional Jatim dari setiap komsat se-jatim yaitu Komsat Malang, Surabaya, Kediri, Ponorogo, Besuki Raya dan Madura. Sayangnya dalam kesempatan ini Komsat Ponorogo yang hanya di hadiri oleh KSEI UNIDA, Universitas Darussalam Gontor belum bisa mencalonkan ketua regional dikarenakan belum adanya keputusan komsat wilayah Ponorogo. Setelah proses yang cukup lama Alhamdulillah, terpilihlah Akhi Hengky Asmarakandi dari KSEI HIMAESYA, Universitas Airlangga sebagai Ketua Regional Baru FoSSEI Jatim.

Acara Musyawarah ini diakhiri dengan pemilihan tuan rumah untuk kegiatan FoSSEI Jatim selama satu tahun ini.  Diantaranya Rapat Kerja Regional di KSEI JEBIS STAI Pamekasan., Musyawarah Kerja Regional di KSEI Muslim Studi Unversitas  Negri Malang serta Temu Ilmiah Regional di IAIN Tulung Agung. Selain itu, pemberian penghargaan diberikan kepada setiap organisasi Ksei yang baik dari segi kegiatan, keilmuan,wawasan dan juga dakwah. Dan akhirnya dapat di ikuti jejak langkah mereka dan memberi contoh bagi Ksei yang lain khususnya Ksei Peninjau. Kegiatan ini di harapkan mampu menambah ukhuwah diantara Ksei se-jatim serta menjadi tonggak kebangkitan umat khususnya dalam bidang ekonomi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *