Dosen Unida Gontor Dilantik sebagai Dewan Komisariat IAEI

Dosen Unida Gontor Dilantik sebagai Dewan Komisariat IAEI

Dosen UNIDA Gontor bersama Menkeu RI dalam Konferensi IAEIPada 30 April yang lalu, Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor mengirimkan delegasinya untuk mengikuti Muktamar III Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) dan Seminar Internasional tentang Ekonomi Islam. Di sela-sela acara yang dilaksanakan di gedung Dhanapala Kementerian Keuangan Jakarta tersebut juga diadakan pelantikan pengurus IAEI periode 2015-2020. Dalam kesempatan itu, UNIDA Gontor yang diwakili oleh Dekan Fakultas Syari’ah, Imam Kamaluddin, Lc., M.Hum dan Ka. Prodi Manajemen Bisnis, Syahruddin, M.Sc.Fin dilantik sebagai Dewan Komisariat IAEI oleh Bapak Menteri Keuangan RI, Prof. Dr. Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro yang didaulat sebagai ketua IAEI.

Sebagaimana diketahui, keberadaan IAEI saat ini semakin dibutuhkan di saat lembaga-lembaga keuangan Islam tumbuh subur di berbagai negara. Tidak saja di negara-negara berpenduduk mayoritas muslim, tapi juga di negara-negara Barat.

Di Indonesia sendiri, Lembaga keuangan Islam menjamur di mana-mana. Sayangnya, hal ini tidak dibarengi dengan kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni untuk mengelola lembaga keuangan Islam tersebut. Jika dilihat dari sisi kebijakan (policy), masih diperlukan beberapa perbaikan juga. Di sinilah peran besar yang bisa diambil oleh IAEI. Maka, sangat tepat jika IAEI menyelenggarakan konferensi dan seminar internasional dengan tema “Building Strategic Alliance in Islamic Economics, Finance, and Business Policies”.

UNIDA Gontor sendiri merupakan salah satu pioneer dalam menyiapkan SDM yang akan terjun dalam dunia Ekonomi Islam. Hal ini sudah dimulai sejak tahun 1999 ketika masih bernama ISID Gontor yang ketika itu mengelola Prodi Mu’amalat. Lebih dari itu, dari sisi kesiapan desain kurikulum, UNIDA Gontor yang menitikberatkan penguasaan bahasa Arab dan Inggris memiliki modal lebih dari cukup untuk bisa melahirkan pakar dalam bidang Ekonomi Islam. “Bahasa Arab dan Inggris yang sudah dibekalkan kepada santri sejak di KMI Gontor, menjadi salah satu media penting dalam mengkaji dan mengembangkan konsep-konsep Ekonomi Islam langsung dari sumber utamanya, yaitu al-Qurán dan al-Hadits”, demikian Ustadz Imam Kamaluddin menegaskan dalam wawancara dengan pewarta UNIDA Gontor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *