Dosen Tarbiyah Menjadi Pemakalah Pada Konferensi Internasional 1st ICONLEE di Lampung

Dosen Tarbiyah Menjadi Pemakalah Pada Konferensi Internasional 1st ICONLEE di Lampung

The First International Conference On Law, Economics, And Education (1st ICONLEE) dengan tema Building Mutually Beneficial Cooperation In The Facing Of Asean Economic Community (AEC), merupakan konferensi internasional dalam bidang pendidikan, ekonomi dan hukum yang terselenggara atas kerjasama Universitas Muhammadiyah Metro Lampung dengan University Kedangsaan Malaysia, Nasional University of Singapore, Fathoni University Thailand, Kolej University Selangor Malaysia, UNISSA Brunei Darussalam dan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

Konferensi ini terselenggara atas dasar banyak negara di Tenggara ASIA, termasuk Indonesia telah secara global memasuki era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Datangnya MEA membutuhkan kesiapan dibernagai, seperti aspek hokum ekonomi dan pendidikan. Sebagai penyelenggara pendidikan, universitas memiliki peran penting dalam membentuk sumber daya manusia yang kompeten dan memiliki daya saing tinggi.

Kegiatan 1st ICONLEE mengundang sejumlah pakar sebagai pembicara kunci (keynote speaker) dari perguruan tinggi sejumlah negara di ASEAN. Diantaranya adalah Prof. Nehaluddin Ahmad Ph.D. (UNISSA Brunei Darussalam), Prof. Ismail Lutfi Japakiya (Fatoni University Thailand), Prof. Dato Dr. Ab. Halim bin Tamuri (UKM Malaysia, KUIS Selangor), Akhmad Akbar Susamto Ph.D. (UGM Indonesia), dan Asoc. Prof. Iccha Basnyat (National University Singapura). Selain pembicara kunci, konferensi ini duhadiri oleh 204 pembicara yang mempresentasikan penelitian mereka. Presentasi terbagi menjadi tiga kelompok atau kluster, yakni Education, Law dan Economics. Pelaksanaan kegiatan 1st ICONLEE berlangsung pada Sabtu-Minggu, 12-13 November 2016, dari pukul 08.00 WIB hingga selesai, di The 7th Hotel and Convention Center Bandarlampung.

Pada kesempatan ini, Fakultas Tarbiyah UNIDA Gontor mendelegasikan Safiruddin Al Baqi untuk mempresentasikan hasil penelitian terkait sistem pendidikan pesantren. Penelitian tersebut berjudul Determinant Factors of Discipline Behavior Among Student of Islamic Boarding School. Saat melaksanakan penelitian penulis menggandeng mahasiswa PAI semester 3 yakni Abdul Latip A dan Tyas Sarly Dwiyoga. Penelitian ini menjelaskan bahwa perilaku disiplin penting untuk diajarkan kepada seseorang sejak dini.

Peneliti beranggapan bahwa sekolah merupakan lingkungan yang strategis untuk mengajarkan perilaku disiplin seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi seorang santri melakukan pelanggaran disiplin dan faktor apa saja yang mempengaruhi mereka bersedia mengikuti aturan.  Sehingga diharapkan bahwa temuan penelitian ini dapat membantu pengelola sekolah untuk membuat lingkungan sekolah yang mampu membuat santri perperilaku disiplin.

Dari kegiatan ini, dapat diambil pelajaran bahwa artikel ilmiah dosen akan sangat bermanfaat bagi masyarakat luas serta bagi kemajuan prodi aapabila artikel tersebut dimuat dalam jurnal ilmiah yang terindeks. Untuk memcapai hal itu, yang dapat disarankan adalah: 1) penelitian ataupun pembahasan yang ditulis hendaknya merupakan ide baru yang bisa memecahkan masalah krusial saat ini 2) Tulisan hendaknya mampu menginspirasi banyak orang (pembaca) dan hal ini bisa dicapai ketika tulisan menyangkut permasalahan yang dialami banyak orang 3) menggunakan bahasa Inggris yang baik dan benar 4) memperhatikan tata tulis dan format jurnal internasional yang baku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *