Dosen HI Aktif dalam Konferensi Internasional ke-63 Yang Diadakan TEFLIN

Dosen HI Aktif dalam Konferensi Internasional ke-63 Yang Diadakan TEFLIN

Dalam pendidikan bahasa sekarang ini, ada kebutuhan yang sangat mendesak terkait dengan cara-cara kreatif dan inovatif untuk mendesign bahan ajar sehingga peserta didik bisa memanfaatkan dan mengembangkan kemampuan berbahasa mereka baik di dalam dan di luar ruang kelas. Dengan pemikiran tersebut, TEFLIN (Association of Teaching English as a Foreign Language in Indonesia) mengadakan Konferensi Internasional yang ke-63. Universitas Adi Buana Surabaya menjadi tuan rumah penyelenggara Konferensi TEFLIN pada tanggal 8-10 September yang dihadiri oleh lebih dari 850 pengajar bahasa Inggris dari berbagai negara untuk berbagi ilmu ataupun pengalaman dalam pengajaran dan metode penilaian bahasa Inggris.

Konferensi Internasional tersebut mempertemukan pengajar bahasa Inggris dan rekan pengajar lainya dari seluruh wilayah untuk menelusuri lebih dalam mengenai tema “Creativity and Innovation in Language Materials Development and Language Teaching Methodology in Asia and Beyond”. Teflin yang ke-63 ini mengedepankan isu-isu modern yang sedang dihadapi oleh pengajar bahasa terkait dengan cara-cara memberrikan materi dengan kreativitas dan inovasi yang bisa menginspirasi pengajar dan murid kelas bahasa, serta memaksimalkan pengalaman dan hasil belajar siswa.

Pengajar dari University of Technology Sydney (UTS) dan UTS:INSEARCH sebagai penyelenggara program pathway untuk Bahasa Inggris juga ikut berpartisipasi di konferensi TEFLIN ini guna sharing pengalaman mereka. Salah satu contoh kreativitas dalam pengajaran bahasa Inggris adalah peluncuran program Academic English for Research. Program tersebut akan meningkatkan daya saing  peneliti di ASEAN maupun di dunia dengan mendorong keahlian bahasa Inggris mereka yang sangat penting untuk publikasi internasional.

Head of the School of Internasional Studies dari UTS, Prof. Lesley Harbon menjadi pembicara utama dalam konferensi ini dengan mengambil tema on Creativity, innovation, and the Importance of Teacher’s Self-Knowledge yang akan bermanfaat untuk pengembangan profesional pengajar bahasa. Sebagai pengajar bahasa Inggris, perlu sekali untuk menghadiri konferensi profesional seperti TEFILIN ini karena forum tersebut mempromosikan inovasi dan kreativitas dalam pengembangan materi bahasa dan metodologi pengajaran bagi pengajar bahasa Inggris Sehingga pengajar bahasa mampu mengikuti arus perkembangan dan trend pengajaran bahasa Inggris di dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *